PEMKAB PEKALONGAN AKAN MEMBACK-UP JALANNYA OPERASI KETUPAT CANDI 2018

KAJEN – Polres Pekalongan mengadakan Apel Gelar Pasukan Ketupat Candi 2018 di Jalan Mandurorejo Kajen, Rabu (6/6/2018) pagi. Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,S.IK.,M.Si memimpin langsung kegiatan tersebut. Dihadiri Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH. Diikuti ratusan personil Polres Pekalongan, TNI, Satpol PP serta istansi terkait.
 
Usai mengikuti acara, Bupati mengungkapkan Pemerintah daerah tentu akan memback-up jalannya operasi Ketupat Candi 2018 menyambut Lebaran dengan menyiapkan infrastruktur dan suprastruktur. 
 
Dijelaskan Bupati, khusus infrastruktur untuk menunjang Lebaran pihaknya akan mengecek kesiapannya agar jalur-jalur yang akan dimanfaatkan oleh para pemudik menjadi aman dan nyaman. “Masyarakat yang akan melewati Kabupaten Pekalongan bisa memanfaatkan rest area dan hal-hal yang saya kira kalau di pantura bisa membeli unggulan kita yaitu batik,” ujar Bupati. 
 
Kabupaten Pekalongan, kata Bupati, menjadikan titik lelah para pemudik karena letaknya di tengah yakni 425 kilometer ke Surabaya dan 435 kilometer ke Jakarta. “Oleh karena itu kami persiapkan terutama jajaran Dinas Perhubungan, Kesehatan, Perdaganga dan lain-lain. Prinsip Kabupaten Pekalongan siap dilalui oleh para pemudik, dan mudah-mudahan para pemudik yang melalui Kabupaten Pekalongan merasa nyaman, merasa aman, dan bisa membeli oleh-oleh yaitu batik khas Pekalongan,” terang Bupati.
 
“Dalam rangka memback-up jalannya operasi ketupat candi 2018, kita siap full team dan tidak hanya di pantura saja yang menjadi titik sentral perhatian kita, tetapi juga di daerah-daerah lain seperti daerah atas menjadi konsentrasi kita. Kita juga siapkan pemadam kebakaran dan lain-lain karena ini menyangkut gawe besar masyarakat tahunan yaitu idul fitri,” imbuhnya.
 
Bupati menegaskan bahwasannya bentuk-bentuk pelayanan publik telah disiapkan dan tidak libur, seperti rumah sakit dan puskesmas. Menyangkut larangan penggunaan mobil dinas oleh KPK, Bupati sampaikan setuju atas himbauan tersebut. Bupati sampaikan bahwa di Kabupaten Pekalongan sama dengan daerah lain. 
 
Sementara itu, Kapolres menyampaikan jumlah personil yang dilibatkan dalam operasi Ketupat Candi 2018 sebanyak 358 personil. Mereka akan bertugas mulai tanggal 7 hingga 24 Juni 2018 ini.
 
Kapolres menjelaskan, ada 4 hal yang harus diperhatikan dalam hal kerawanan yaitu persediaan pangan, kelancaran dan keselamatan pemudik, antisipasi adanya mafia pangan dan terorisme. “Ini upaya kita selain kegiatan pre entif, preventif kita, tetapi penegakkan hukum tetap berjalan dengan tegas, para pelaku yang nakal, terorisme akan kita tindak tegas,” tutur Kapolres.
 
Dalam hal kemacetan pantura, Kapolres mengatakan hal itu biasa terjadi di sepanjang Wiradesa. Menurutnya, karena pertama, di Wiradesa adanya pasar, jembatan, traffic light, hotel dan lain-lain yang terhubung dengan Kota Pekalongan. Kedua, antrian di SPBD Kauman, perlu diantisipasi. Ketiga, kita fokuskan di jalan tol. 
 
“Walaupun tidak ada rest area di Kabupaten Pekalongan, namun untuk mengantisipasi adanya kerusakan mobil seperti mogok, ban bocor dan lain-lain, kita siapkan Pos di Bojong, dimana masyarakat yang memlliki ketrampilan bengkel akan bergabung disitu,” pungkasnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
 
Publisher : aris
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…