PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN NON PNS TERIMA INSENTIF

KAJEN – Sebagai bentuk perhatian dan terimakasih pemerintah kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS Kabupaten Pekalongan, Pemkab. Pekalongan memberikan bantuan kepada 1.559 orang pendidik dan tenaga kependidikan masing-masing  sebesar 500 ribu rupiah perbulan dan 355 orang masing-masing 200 ribu rupiah perbulan, sehingga total penerima kesejahteraan adalah 1.914 orang. Perbedaan jumlah penerimaan kesejahteraan terhadap 355 orang yang memperoleh 200.000 perbulan karena yang bersangkutan telah menerima insentif dari Pemerintah Pusat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Dra. Sumarwati dalam laporannya saat acara Penyerahan Bantuan Kesejahteraan bagi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS Kabupaten Pekalongan di GPU Kajen Rabu (6/60) pagi tadi.

“Sedangkan insentif diberikan kepada 2.149 orang pendidik dan Tenaga Kependidikan pada satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat, masing-masing memperoleh Rp. 200.000,- Selanjutnya Operasional Pendidikan Non Informal diberikan kepada 829 lembaga TPQ, 443 Madrasah Diniyah dan 8 Lembaga Pendidikan Non Islam, masing-masing menerima 2 juta pertahun yang digunakan untuk keperluan wisuda peserta didik. Sedangkan para pendidiknya menerima masing-masing 410.000,- pertahun,” jelas Kadis Dindikbud.

Sementara itu Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, Msi dalam sambutannya saat menyerahkan bantuan kesejahteraan tersebut menyampaikan rasa terimakasihnya pada para pendidik dan tenaga kependidikan non PNS dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang terus meningkat di Kabupaten Pekalongan. “Ayo berjuang terus. Karena dengan berjuang pada akhirnya semua akan menjadi baik. Siapa tahu nanti akan ada kebijakan Pemerintah Pusat yang akan menwujudkan harapan Saudara sekalian,” ajak Bupati memberi semangat.

Oleh karenanya beliau mengajak para pendidik ini untuk tidak berhenti berprestasi dan terus meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. “Target kita minimal prestasi pendidikan di kabupaten Pekalongan adalah middle clas se jawa Tengah. Untuk ini semuanya nanti akan kita dorong terus agar kualitas pendidikan meningkat. Saya yakin dengan sumber daya yang kita miliki dan kerjasama yang baik, maka hal tersebut akan terwujud,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan pemerintah yang bersifat politik afimative atau terapan dengan membantu para guru ini dari tahun ke tahun akan ditingkatkan. Sehingga dapat meningkatkan kualitas dunia pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik. “Pemkab  berkomitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para pendidik,  dan menjadi tugas pemerintah memberi harapan besar kepada masyarakatnya. Dan harapan ini dapat kita wujudkan bersama sama dengan bekerja keras”, tandasnya.

Di akhir sambutannya Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membangun dunia pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Karena Pendidikan adalah kebutuhan dasar sehingga baik buruknya kualitas pendidikan bergantung kepada kita semua. 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini harimurti, Ketua DPRD kab. Pekalongan Hj. Hindun, Sekretaris Daerah Dra. Mukaromah Syakoer MM, Rasjoyo Dewan Pendidikan,  Asisten Sekda, dan juga para Pendidik dan tenaga Kependidikan Non PNS serta Komite Pendidikan di Kab. Pekalongan. (451h & H-)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…