SEMANGAT GOTONG ROYONG DALAM PEMBANGUNAN

 

Nilai nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat menjadi bagian dari system nilai budaya bangsa, yang perlu dilestarikan secara berdayaguna dan berhasil guna untuk mempekuat intregrasi social masyarakat di desa dan kelurahan serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Dra. Mukaromah Syakoer, MM dalam acara Penutupan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XV Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) ke 46 dan Festifal Jajan Rakyat Tingkat Kabupaten Pekalongan saat membacakan sambutan Bupati Pekalongan baru baru ini di Wonopringgo (6/7).

Menurut Mukaromah Syakoer bahwa gotong royong merupakan kegiatan kerjasama masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan yang diarahkan serta peran aktif partisipasi masyarakat dalam pembangunan.” Kegiatan bulan bakti ini merupakan salah satu program unggulan dari pemerintah dan memiliki nilai historis, politis dan strategis dalam proses manajemen yang terbaik baik pada masyarakat desa dan kelurahan dalam berkehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara.

Melalui kegiatan gotong royong yang tumbuh dan berkembang dari oleh dan untuk masyarakat diharapkan menjadi gerakan bagi seluruh lapisan masyarakat agar proses pembangunan semakin lebih baik sehingga dapat meningkatkan semangat kebersamaan , kekeluargaan , kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan.

Meningkatkan keperdulian dan peran serta masyarakat dalam upaya membangun keluarga kecil bahagia dan sejahtera. MEningkatkan ketahanan keluarga sebagai dalam mempersiapkan sumberdaya manusia yang tangguh. “ Serta meningkatkan rasa memiliki dan tanggungjawab masyarakat terhadap hasil hasil pembangunan “tandas ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan ini

Selanjutnya Ia menambahkan bahwa setiap kegiatan padat karya untuk dilaksanakan secara gotong royong . PKK sebagai gerakan memberdayakan keluarga , diperlukan agar dapat mendukung keberdayaan masyarakat dalam mendayagunakan segenap potensi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

“ salah satu tujuan dari gerakan PKK adalah membangun kepribadian dari tingkat kecil yaitu keluarga. Melalui penutupan acara ini mari kita wujudkan Gotong Royong Kembangkan Inovasi Kabupaten Pekalongan”tandasnya.

Pada akhir acara diserahkan hadiah kepada desa pelaksana terbaik gotong royong masyarakat dan evaluasi perkembangan desa tingkat Kabapaten Pekalongan Tahun 2018. Untuk lomba BBGRM juara pertama desa Rowolaku Wonopringgo, Juara KEdua Desa Linggoasri Kecamatan Kajen, dan Desa Curug Kecamatan Tirto. Sedang untuk lomba evaluasi perkembangan desa katagori desa cepat berkembang untuk juara pertama desa KEdungjaran Kecamatan Sragi, Desa Salit KEcamatan kajen dan dan juara tiga desa kertijayan Kecamatan Buaran. (red)

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…