UPACARA HARI KOPERASI KE-71 TAHUN 2018 TINGKAT KABUPATEN PEKALONGAN

KAJEN – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-71 tahun 2018 ini, Pemkab Pekalongan menggelar Upacara, Rabu (11/7/2018) di lapangan belakang Setda. Upacara ini merupakan awal dari rangkaian peringatan ‎ke-71 Hari Koperasi Nasional yang jatuh tiap tanggal 12 Juli, yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Dekopinda Kabupaten Pekalongan.

Selaku Irup Upacara yakni Asisten Ekonomi dan Pembangunan – Hari Suminto, SH.,MH mewakili Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si. Dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan diikuti oleh para Aparatus Sipil Negara (ASN) perwakilan seluruh OPD di Pemkab Pekalongan.

Ketua Dekopinda Kabupaten Pekalongan Drs. H.M. Basori Anwar, M.Si dalam laporannya menyampaikan dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-71, pihaknya bersama Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan beberapa kegiatan. Antara lain melaksanakan monitoring RAT koperasi-koperasi tutup tahun buku tahun 2017 sejak 1 Januari hingga 30 Juni 2018.

Disamping itu, lanjut Basori, Dekopinda melakukan penilaian pelaksanaan RAT Koperasi tercepat tutup buku tahun 2017, yang mana sebagai tercepat pertama yaitu KPRI Teknika Bhakti Kedungwuni, tercepat kedua KPRI Sami Makmur Petungkriyono dan tercepat ketiga adalah KPRI Titi Tirto.

“Dalam rangka Harkop ke-71 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Pemalang, kami juga mengirimkan kontingen. Dan alhamdulillah bisa meraih juara 1 untuk simulasi RAT regu tingkat eks Karesidenan Pekalongan dan juara 3 pawai arak-arakan gunungan produk unggulan lokal koperasi diiringi seni tari sufi,” terang Basori.

Masih menurut Ketua Dekopinda, pihaknya bersama Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan juga menggelar kegiatan jalan sehat dan donor darah yang diikuti Gerakan Koperasi se Kabupaten Pekalongan bersama para pejabat Pemkab Pekalongan pada hari Minggu (8/7/2018) lalu.”Dan sebagai puncak acara peringatan Hari Koperasi ke-71 tahun 2018 ini, kami akan melaksanakan kegiatan resepsi dan tasyakuran pada hari Sabtu (14/7/2018) nanti di pendopo rumah dinas jabatan Bupati Pekalongan,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan – Hari Suminto, SH.,M.H dalam membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah, mengatakan pertumbuhan usaha koperasi secara nasional berdasarkan data Kemenkop dan UKM sampai tahun 2017 menunjukkan bahwa koperasi dalam berusaha mempunyai modal sendiri sebesar Rp 89,2 triliun, modal dari luar Rp 82,9 triliun, sehingga total modal koperasi Rp 172,2 triliun dengan volume usaha Rp 178,5 triliun dan mengumpulkan sisa hasil usaha Rp 6,08 triliun.

Secara kelembagaan pertumbuhan jumlah koperasi tahun 2017 sebesar 208.619 koperasi dan sebanyak 56.229 (26,95%) koperasi tidak aktif atau sebanyak 152.390 (73,05%) koperasi aktif.

“Data dari Kemenkop ini menarik, sebab Indonesia mempunyai jumlah koperasi terbanyak di dunia. Hebatnya jumlah anggota perorangan koperasi sebanyak 26.661.594 orang atau 11% dari jumlah penduduk Indonesia,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan.

Lebih lanjut, Gubernur Ganjar mengungkapkan untuk di Jawa Tengah koperasi sebanyak 25.906 koperasi, dengan jumlah anggota 8.221.627 orang. Volume usaha koperasi Jawa Tengah mendapat Rp 61,66 triliun, dengan total aset mencapai Rp 65,66 triliun. “Secara sosial jumlah koperasi dan anggota merupakan kekuatan yang sangat besar jika pembangunan ekonomi didasarkan pada prinsip ekonomi gotong-royong dan menempatkan anggota koperasi sebagai pemilik sekaligus pengguna usaha koperasi,” imbuh Gubernur. (didik/dinkominfo kab.pekalongan).

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…