DUKUNG WARGANYA BUKA USAHA, BUPATI RESMIKAN KLINIK KECANTIKAN

KAJEN – Sebagai bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah kepada warga Kota Santri yang membuka usaha di wilayahnya, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si secara langsung meresmikan pembukaan Klinik Kecantikan di Kajen, Jumat (27/7/2018).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati, didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinperindagkop dan UKM) Ir. HB. Riyantini, Ketua MUI Kabupaten Pekalongan KH. Rozikin Daman, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Pekalongan H. Failasuf dan beberapa perwakilan OPD terkait.

Usai meresmikan, dalam sambutan Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat mendukung setiap warga Kabupaten Pekalongan membuka usaha di wilayahnya. “Pemkab Pekalongan sangat mendukung setiap warga Kota Santri mendirikan badan usaha di Kajen. Seperti yang dilakukan oleh dr. Erlangga dan suami yang membuka klinik kecantikan ini dengan memperkerjakan 20 karyawan. Hal ini berarti bahwa mereka telah membantu Pemerintah dalam rangka mengurangi angka pengangguran di Kota Santri tercinta ini,” ujar Bupati.

Untuk itu, kata Bupati, silahkan setiap warga Kabupaten Pekalongan yang ingin mendirikan usaha di wilayah Kabupaten Pekalongan, pihaknya pasti mendukungnya dengan mempermudah regulasinya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan komitmennya melalui program-programnya yang berpihak kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Pekalongan. Ia menyebutkan, di bidang Pendidikan, Pemkab Pekalongan menyediakan beasiswa bagi siswa SD sampai Perguruan Tinggi. “Bagi siswa-siswi dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Pekalongan yang berprestasi yang belum tercover program dari Pemerintah Pusat seperti Kartu Indonesia Pintar, silahkan mengusulkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan guna mendapatkan beasiswa,” terang Bupati.

Demikian juga di bidang kesehatan, kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menyediakan dana sebesar Rp 20 milyar yang diperuntukan bagi warga kurang mampu di Kabupaten Pekalongan. “Dan bagi warga kurang mampu di Kota Santri ini yang belum memiliki atau belum tercover oleh program Pemerintah Pusat melalui Kartu Indonesia Sehat, Pemkab Pekalongan menyediakan Kartu Kajen Sehat. Silahkan mintakan bantuan kepada Kepala Desa di wilayah masing-masing untuk membantu mengurusnya ke Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan,” imbuhnya.

Berkaitan dengan pendirian usaha klinik kecantikan tersebut, Bupati mendoakan mudah-mudahan usaha yang dirintis tersebut akan berkah, bermanfaat dan dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. (didik/dinkominfo kab,pekalongan) 

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…