GEMAS BUNGA DESA KEDUNGJARAN DITINJAU KIPP

KAJEN - Gerakan Masyarakat Menabung Desa Sejahtera (Gemas Bunga Desa) Kedungjaran diverifikasi oleh tim Provinsi Jawa Tengah, hal tersebut terkait dengan salah satu inovasi desa tersebut dalam rangka memberdayakan masyarakat dalam membangun desanya. “Gemas Bunga Desa adalah gerakan masyarakat menabung desa sejahtera, merupakan inovasi yang mengajak masyarakat untuk  gemar menabung yang berujung peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat dan desa “, terang Kepala Desa Kedungjaran Kecamatan Sragi, Sarijo.

Hal tersebut disampaikan pada saat menyambut  Tim verifikasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tiba di balaidesa Kedungjaran Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, Selasa (7/8). “Kunjungan tim verifikasi lapangan tersebut dimaksudkan sebagai tindaklanjut dari presentasi dan wawancara dalam KIPP tingkat provinsi Jawa Tengah tahun 2018” tandasnya.

Verifikasi tersebut dilakukan oleh Ir. Sunaryo Ph.D staf khusus Gubernur Jawa Tengah, Dr. Hardi Warsono, MTP Dosen Universitas Diponegoro, Muhammad Taufiq S.STP Kasubag Tata Laksana Pelayanan Publik, dan Setyo Prakoso Biro Organisasi Setda Jawa Tengah.

Pada kesempatan tersebut Bupati Pekalongan Asip Kholbihi S.H., M.Si. diwakili oleh Asisten Administrasi Setda Kabupaten Pekalongan Drs. H. Amat Rosyidin S.H., M.Si. menyampaikan terimakasihnya atas verifikasi ini, karena merupakan suatu kehormatan.

"saya juga  berterimakasih dan mengapresiasi kepala desa Kedungjaran Kecamatan Sragi dan semua pihak masyarakat yang telah mendukung adanya inovasi gemas bunga desa ini, semoga dengan inovasi ini nantinya akan memotivasi desa-desa lain di kabupaten pekalongan pada khususnya, dan desa-desa lain diluar kabupaten secara umum’ tandasnya.

 Mudah-mudahan Desa Kedungjaran Kecamatan Sragi ini menjadi pionir dan suatu langkah kemajuan untuk mewakili Kabupaten Pekalongan di tingkat Provinsi

Ia menambahkan sangat mengapresiasi KIPP ini sebagai usaha untuk  peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah.” Saya berharap verifikasi tersebut dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk Kabupaten Pekalongan, serta dapat dipertahankan dan dikembangkan’ terangnya.

Sementara itu dari perwakilan KIPP, Dr. Hardi Warsono, MTP dosen Universitas Diponegoro menyampaikan tujuan-tujuan dari kegiatan desa menabung. Ada lima tujuan yang ingin dicapai dari gerakan desa menabung ini. Pertama, mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang baik dan benar.

“Yang kedua, menumbuhkembangkan budaya menabung. Ketiga, mengenalkan layanan perbankan sederhana. Kemudian meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan terakhir, mengintegrasikan gerakan menabung dengan kegiatan lain yang menjadi sebuah program lintas sektor", tandasnya

Lebih lanjut Hardi menuturkan "inovasi gemas bunga desa ini adalah sebuah letupan, cetusan awal dari berkembangnya inovasi pelayanan publik di Kabupaten Pekalongan".(via)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…