SILATURAHMI NASIONAL KEMBALI DIPUSATKAN DI KAJEN

KAJEN – Silaturahim Nasional Ulama, Umaro, TNI dan POLRI akan diselenggarakan di Kajen, Ibu Kota Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (7/12/2019). Kegiatan dipusatkan di lingkungan Pendopo Bupati Pekalongan dan dijadwalkan hingga Minggu (8/12/2019). Silaturahim akan dibuka Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP. Silaturahmi Nasional sebelumnya juga digelar di Kajen, pada 7 Januari 2017, di Gedung Pertemuan Umum (GPU).   
 
Kegiatan Silaturrahim Nasional Ulama, Umaro, TNI, dan Polri kali ini juga diselenggarakan Panitia dan Pengurus Idaroh ‘Aliyah Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabroh An-Nahdliyah (JATMAN). 
 
Silaturahim mengundang ribuan ulama dan warga. Acara akan dihadiri Menko Polhukam Prof. Dr. Mahfudz MD, Menteri Dalam Negeri Drs. H. M. Tito Karnavian,  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Ketua PBNU Prof. Dr. Said Aqil Siraj, mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH, M.Si, Pimpinan Daerah tetangga, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP, M.MS, Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.IK, M.Si, Pengurus Jatman Pusat di bawah Rois Jatman Maulana Habib Luthfiy bin Ali bin Yahya dan para ulama.
 
Tema kegiatan yakni “Peran Ulama, Umaro, TNI Dan Polri dalam Menangkal Radikalisme untuk Mempertahankan Empat Pilar Kebangsaan dan Meneguhkan Aswaja”.
 
Silaturahim Nasional akan dimulai dengan tampilan rebana Matan Pekalongan sebagai pra acara. Pada pembukaan, akan dilakukan pembacaan teks Pancasila oleh Kemenag Sumatera Selatan, H. Anwar Abubakar, M.Ag. 
 
 
Narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Ketua PB NU Prof. Dr. Said Aqil Siraj dan ulama dari Yaman, Zaid bin Abdul Rahman.
 
Sebagai tuan rumah kegiatan tersebut, Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH, M.Si, menyatakan siap baik dari segi infrastruktur maupun pengamanan kegiatan.
 
“Prinsipnya kami siap menyelenggarakan acara ini. Karena tujuannya mulia, yakni untuk merekatkan antar komponen bangsa, untuk kedamaian dan kejayaan NKRI. Tematiknya adalah “NKRI Harga Mati“,” ungkap Bupati dalam wawancara dengan Humas Dinkominfo Kabupaten Pekalongan dan sejumlah wartawan, Rabu (4/12/2019) malam usai Resepsi Ulang Tahun PGRI.
 
Lebih lanjut bupati mengutarakan, jika komponen Ulama, Umaro, TNI dan Polri sudah bersatu padu, maka soliditas negara insya Allah tidak perlu diragukan lagi dan Kajen akan menjadi garda terpedan untuk melakukan ikhtiyar-ikhtiyar menjaga Kesatuan negara Republik Indonesia.   
Dalam rapat persiapan kegiatan Silaturahim Nasional tersebut, di Pendopo Bupati Pekalongan, Kamis (5/12/2019) yang dipimpin oleh KH. Mashudi dan Kiai Muslich Khudlori dari PCNU, Silaturahim Nasional akan diikuti sekitar 2.500 peserta dari sembilan kabupaten/kota dan dari Luar Jawa. Para peserta dari Luar Jawa akan disediakan penginapan di Pondok Pesantren Gus Nasir di  Wonopringgo dan rumah-rumah penduduk.
 
 
Kegiatan juga akan mengundang Kapolsek, Danramil, dan Babinkamtibmas di wilayah Pekalongan dan daerah tetangga.   
Pimpinan JATMAN, Maulana Habib Lutfiy bin Ali bin Yahya  dalam rapat tersebut  menekankan agar ada ketegasan penanganan radikalisme dan tak memberi ruang sedikitpun bagi umat yang intolerant radikal.(Tim Humas Dinkominfo Kabupaten Pekalongan). 
 
Publisher : aris
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…