HUT PGRI, BUPATI INGATKAN PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN

KAJEN - Kemitraan organisasi Guru PGRI dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan hingga saat ini telah terjalin hubungan yang sangat erat. "Kemitraan solid yang terjalin terbangun dapat mewujudkan komitmen hingga membawa pendidikan di Kabupaten Pekalongan semakin baik"terang Rejo ketua PGRI saat pada saat acara Ngopi Bareng Bupati dan PGRI dalam rangka resepsi Peringatan HUT PGRI di Wars Cafe And Resto Kajen, Rabu (4/12/2019) malam.

Komitmen ini diwujudkan keperdulian Pemkab hingga kesejahteraan para pengajar wiyata bakthi semakin meningkat dan pemberian intensif untuk tenaga guru yang mengajar di kecamatan atas sudah diwujudkan.

Sementara itu Bupati Pekalongan mengajak seluruh guru Kabupaten Pekalongan untuk bersama melakukan kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas guna memajukan pendidikan di Kabupaten Pekalongan. 
Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi

Dalam kegiatan tersebut hadir Asisten 1 Setda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumarwati, pengurus PGRI Kabupaten Pekalongan, pengurus 19 Cabang dan 3 cabang khusus.

“Para guru di Kabupaten Pekalongan siap melakukan perubahan yang disesuaikan dengan kondisi saat ini, utamanya di era digitalisasi dan revolusi industri 4.0, disamping memberikan ruang apresiasi terhadap murid,” kata Bupati.

Asip mengajak kepada seluruh anggota PGRI agar selalu menyesuaikan dengan perkembangan jaman, dengan terus melakukan inovasi sekalipun dalam lingkup kecil atau di sekolah. Serta memberikan ruang kreativitas kepada siswa agar tumbuh kembang kecerdasan dan emosional siswa seperti yang diharapkan. “karena nantinya anak-anak kita ini tidak hanya bersaing dengan SDM bangsanya sendiri melainkan akan bersaing dengan SDM dari bangsa lain sehingga mereka perlu disiapkan sejak dini,” tuturnya.

Dalam momentum hari PGRI, bupati menekankan bahwa guru adalah profesi yang mulia yang harus senantiasa terus dijaga dan dikembangkan. “masing- masing individu guru harus mengembangkan potensinya dan tetap menghargai jasa para pendahulunya,” kata Asip.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Sumarwati mengatakan, PGRI adalah organisasi profesi yang di dalamnya adalah para guru. “Tentunya kita berharap agar guru ini selalu meningkatkan profesionalitasnya, kompetensi-kompetensi yang seharusnya dimiliki seorang guru harus senantiasa ditingkatkan,” terangnya.

Peringatan hari PGRI ini, kata Sumarwati, harus menjadi semangat untuk menaikkan kualitas pendidikan dengan selalu mengacu pada standar lulusan yakni knowledge, skill dan sikap yang ditekankan oleh Menteri Pendidikan. “selain itu yang perlu ditekankan adalah kemerdekaan belajar siswa, dan disini peran guru sangat penting sehingga guru harus punya inovasi, guru harus punya teladan dan mampu membangkitkan siswa agar belajar secara deskriptif, analisa dan sintesa,” paparnya.*Dinkominfo Kab. Pekalongan

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…