ANTISIPASI BENCANA, PMI GELAR RAKOR

KAJEN – Mengantisipasi terjadinya bencana pada musim hujan kali ini PMI kabupaten Pekalongan mengadakan Rakor PMI. “ BMKG sudah menyampaikan kewaspadaannya, oleh karena itu walaupun mungkin agak terlambat kita mengadakan koordinasi, kita tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu sangat perlu konsolidasi agar kita tahu bagaimana penanganan apabila itu terjadi dan juga apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah kejadian bencana”. Demikian diucapkan wakil bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti selaku Ketua PMI Kabupaten Pekalongan usai menghadiri rakor PMI kabupaten Pekalongan di Rumah Dinas Wakil Bupati, Kamis (16/01) pagi

“ Karena kesiapsiagaan itu tidak hanya kalau sudah terjadi bagaimana, tetapi juga bagaimana cara mencegahnya. Dan sesudah terjadi SOP nya bagaimana. Jangan sampai  salah memperlakukan para korban. Dan kita dalam berkoordinasi ini, apa yang ada di kami, apa yang ada disitu, mudah mudahan bisa dikoordinir sehingga apabila nanti benar benar terjadi bencana, evakuasinya bisa berjalan dengan baik.” tutur Arini

“Harapan saya justru bukan menanti  bagaimana bencana terjadi, tetapi bagaimana kita mencegah. Misalnya untuk bencana banjir, apa yang harus kita lakukan, kemudian edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Juga bagaimana kalau ada longsor, ayo kita menanam bersama”, pintanya.

Mengenai UDD (Unit Donor Darah) PMI, Arini menegaskan bahwa Unit Donor Darah adalah hal yang sangat penting. Yang mana selama ini PMI diberi kepercayaan oleh Pemerintah untuk melakukan pengelolaan donor darah.

Pada Rapat Koordinasi PMI kali ini juga dilakukan seleksi pemimpin baru. “sehingga karena sudah habis masa tugasnya, kita gantikan dengan cara  seleksi . Para pengurus rembugan bagaiman cara menyeleksinya. Terpilihlah dokter Suryadi sebagai penggantinya”, ujarnya

Arini menambahkan UDD itu, darah itu sekarang mengarahnya bagaimana darah itu sebagai obat. sehingga diberikan tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi bagaimana darah itu mempunyai beberapa komponen, lalu dipisah pisahkan sesuai yang diperlukan oleh pasien. Maka dari itulah menurut Arini tugas UDD  semakin lama semakin berat, namun demikian fungsinya semakin lama juga semakin beragam.

“Kesiapan kami baik tenaga,perawatan, itu sudah kita inventarisir kita upayakan untuk diadakan secepat mungkin”, lanjutnya ( Humas Kominfo )

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…