BUPATI ASIP RAIH PENGHARGAAN DARI MEDIA

Untuk kedua kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2017 Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH MSi mendapatkan penghargaan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (11/5) malam, di Ballroom Hotel Aston Jalan MT Haryono No 1 Semarang. Penghargaan diberikan kepada Bupati Pekalongan pada tahun 2018 ini, atas Program Kerja Inovatifnya Sonjo Deso.

Sebuah program untuk menghilangkan ketimpangan pembangunan di wilayah terpencil di Kabupaten Pekalongan. Melalui Sonjo Desa, Bupati Asip blusukan ke desa-desa terpencil untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Terbukti,Sonjo Deso mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM), serta mendongkrak ekonomi lokal dengan mengoptimalkan potensi yang ada di desa tersebut.

" Program sonjo deso ini adalah salah satu program inovatif Inisiatif progresif dari kita. Sebagai usaha cara mengakselerasi percepatan pembangunan di desa terpencil yang ada di Kabapaten Pekalongan”Ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi disela menerima penghargaan.

Hasil dari kegiatan Sonjo Deso ini, diwilayah desa terpencil yang sebelumnya tidak ada listrik menjadi teraliri listrik. Begitupun pembangunan sarana prasarana air bersih untuk masyarakat dan perbaikan prasarana jalan yang rusak juga kita lakukan.

Program kita, yang menyentuh langsung ke masyarakat diantaranya lahirnya laboratorium kemiskinan, yang hal itu berawal dari kegiatan Sonjo Desa di Desa Botosari Kecamatan Paninggaran. Sehingga timbul program suitnable dengan melibatkan berbagai lintas sektor.

“Karena kegiatan sonjo deso ini manfaatnya banyak sekali, masyarakat sangat mengharapkan untuk teruskan dilakukan dan Pemerintah juga akan mengembangkan kegiatan sonjo deso ini, Disamping karena Sonjo Deso ini juga merupakan kegiatan ikonik dari kita”jelasnya.

Sementara itu sambutan tertulisnya Plt Gubernur Heru Sudjatmoko yang dibacakan Sekda Jateng Sri Puryono KS MP menyampaikan terimakasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan Jawa Pos Radar Semarang atas kerja dan karyanya.

Plt Gubernur berpesan agar Jawa Pos terus mengembangkan jurnalisme yang santun, cerdas objektif dan jujur. Sebagai media mainstream juga diharapkan menjadi benteng kokoh untuk melawan hoaks atau berita bohong yang memprihatinkan dan mengancam keutuhan negeri Indonesia.

“Janganlah hanya berorientasi pada kepentingan pragmatis, melainkan juga mengedepankan aspek-aspek untuk peningkatan kualitas SDM yang lebih baik. Saya berharap Jawa Pos Radar Semarang menjadi contoh dan garda terdepan dalam jurnalisme yang mencerahkan,” pintanya.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi menambahkan, kegiatan yang sekaligus puncak HUT ke-18 Jawa Pos Radar Semarang ini adalah kali keempat diselenggarakan. Penghargaan tersebut diberikan kepada perorangan maupun lembaga pemerintah dan swasta yang telah mencurahkan pikiran, memunculkan inovasi, menunjukkan langkah, serta mengeluarkan kebijakan dalam rangka mendukung kemajuan bangsa.

Ia mengatakan, pihaknya merasa perlu memberikan apresiasi atau anugerah itu agar masyarakat bisa meniru dalam upaya inovasi yang dilakukan oleh para penerima. Tercatat sebanyak 34 orang dan lembaga yang akan mendapat Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018.

“Para penerima penghargaan dipilih secara cernat dan membutuhkan waktu cukup lama. Saya berterima kasih malam ini bisa menyerahkan penghargaan kepada orang-orang luar biasa,” ujar Baehaqi.(red)

Publisher : arif

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…