BUPATI PEKALONGAN GAGAS ASN PAHAM PASAR MODAL

KAJEN – Berawal dari mengisi acara di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan diskusi dengan beberapa direksi termasuk direktur utama BEI di Jakarta beberapa waktu lalu, Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, Msi terinspirasi untuk mengajak jajarannya agar mengenal tentang pasar modal. “Minimal Saudara tahu apa yang setiap hari kita baca dan kita dengar tapi kita masih jauh dari paham tentang saham,” ujar Bupati dalam sambutannya saat membuka Sekolah Pasar Modal bagi Pejabat Pemkab. Kabupaten Pekalongan di Aula Bappeda Rabu ini (16/5).

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Pemkab. bekerjasama dengan Bursa Efek Propinsi Jawa Tengah tersebut Bupati menyampaikan bahwa hal ini penting untuk Pemkab. Pekalongan yang mana tujuan besar dari Sekolah Bursa Efek ini adalah nanti jika sudah siap baik hardware maupun softwarenya, Pemkab. akan mengorbitkan menjadi anak daerah melalui obligasi yang sudah diatur dalam undang-undang. “Jangka pendeknya kita akan menjadi pemain saham terlebih dahulu dari level yang paling bawah, minimal ada rekomendasi bagaimana caranya membeli saham,” jelas Asip.

Ditambahkan Asip, nantinya akan ada tahapan-tahapan selanjutnya sehingga dengan sekolah ini diharapkan peserta menjadi tahu mana saham yang bisa diambil dan aman untuk dibeli. “Tidak ada istilah ketinggalan. Ayo kita mulai bagaimana kita bermain saham,” ajaknya.

Sementara itu Kepala Bappeda Bambang Irianto menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Pasar Modal yang diikuti oleh Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Para Asisten Sekda dan beberapa pejabat terkait ini digagas oleh Bupati Pekalongan yang beberapa waktu lalu diundang secara khusus oleh Bursa Efek Jakarta. Beliau menggagas untuk bisa paham apa itu pasar modal atau Bursa Efek. “Sehingga hari ini kita sharing informal untuk dilatih bagaimana kita menjadi pelaku pasar modal sehingga nantinya menjadi tahu,” ujarnya. (451h )

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…