KAJEN - Rapat Paripurna DPRD, Selasa (01/03/2022) dengan agenda Penetapan Keputusan DPRD Kabupaten Pekalongan tentang Perubahan Propemperda Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 dan Penyampaian Raperda tentang Keolahragaan, memasukkan 15 (lima belas) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Perubahan Program Pembentukan Produk Hukum Daerah (Propemperda) Kabupaten Pekalongan Tahun 2022.
Lima belas raperda tersebut terdiri dari 4 raperda inisiatif DPRD dan 11 raperda usulan Pemkab.
Raperda inisiatif DPRD tersebut yaitu, Raperda tentang Penyelenggaraan Pondok Pesantren, Raperda tentang Usaha Ekonomi Kreatif, Raperda tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, dan Raperda tentang Organisasi Kepemudaan.
Sedangkan raperda usulan pemkab, yaitu, Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan TA 2021, Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pekalongan TA 2022, Raperda tentang APBD Kabupaten Pekalongan TA 2023, Raperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Raperda tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Raperda usalan pemkab lainnya yaitu, Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Transportasi Darat, Raperda tentang Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan, Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Pekalongan Tahun 2024, Raperda tentang Perumahan dan Permukiman Kumuh, Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 1 Tahun 2013 tentang Bangunan Gedung dan Raperda tentang Keolahragaan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Wabup H. Riswadi, SH menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Badan Pembentukan Produk Hukum Daerah (Bapemperda) yang telah mengoordinasikan pembahasan dan penelaahan terhadap Raperda tersebut. “Berdasarkan hasil pembahasan bersama terkait perubahan Propemperda TA 2022 antara Bapemperda dengan Pemerintah Daerah disepakati, sehingga pada Selasa (01/03) dapat ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD,” tutur Wabup Riswadi.
Rapat Paripurna dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua dan anggota DPRD dan sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Pekalongan. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 1 Maret 2022
KAJEN – Edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat, utamanya di perkotaan sangatlah penting, mengingat salah satu permasalahan yang cukup pelik di perkotaan adalah terkait pengelolaan sampah. Merespon masalah tersebut, Pemerintah Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo sejak 20 November 2020 mendirikan Bank sampah Unit (BSU).
KAJEN - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq SE.,MM , memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang digelar Rabu (23/02/2022) hari ini. Didampingi jajaran Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pekalongan beserta sejumlah Kepala OPD terkait, Bupati mengunjungi tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tiga desa, yaitu Desa Sabarwangi (Kecamatan Kajen), Sidosari (Kecamatan Kesesi), dan Desa Tegalsuruh (Kecamatan Sragi).
KAJEN - Enam ruas jalan di wilayah Kecamatan Sragi diresmikan oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM pada Selasa (22/02) siang. Enam ruas jalan tersebut yaitu Ruas Jalan Kelurahan Sragi Dukuh Pesantren, Ruas Jalan Kelurahan Sragi Dukuh Jatimalang, Ruas Jalan Krasakageng – Tegalsuruh, Ruas Jalan Sragi – Ketanonageng, dan Ruas Jalan Gebangkerep – Randumuktiwaren, serta Ruas Jalan Kedungjaran – Kalijambe.
KAJEN - Kerjasama antara Pemkab Pekalongan dengan KOMPAK yang telah terjalin selama ini dinilai sangat bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Pekalongan. Untuk itu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM berharap kerjasama dengan KOMPAK bisa terjalin kembali. " Saya berharap KOMPAK bisa masuk kembali ke Kabupaten Pekalongan, apakah itu dengan nama yang berbeda atau dengan inovasi lain yang berbeda. “Kami sangat menunggu program kerja samanya kembali,” harap Bupati Fadia pada acara Pelepasan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK), di Aula Lantai 1 Gedung Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/02).
KAJEN - 73 kontestan calon kepala desa siap berlaga dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pekalongan Tahun 2022, Rabu 23 Februari 2022. Perhelatan Pilkades serentak Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 ini dilaksanakan di 32 desa di 18 kecamatan. Hal ini seperti disampaikan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Pekalongan, Toharno, dalam Bincang Kota Santri RKS FM, Selasa (22/02/2022)
BSU yang diberinama Jalin Setia ini berkomitmen mengedukasi masyarakat agar paham cara mengelola sampah baik organik maupun anorganik, dimana salah satu kegiatannya adalah setiap 3 minggu sekali berkeliling desa mengambil sampah ke rumah-rumah warga, untuk kemudian dicatat sebagai tabungan yang dapat dicairkan menjelang lebaran Idul Fitri.
Dibantu oleh relawan dari IPNU IPPNU, BSU Jalin Setia secara rutin mengedukasi masyarakat Desa Rowokembu agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah, yaitu memilah sampah agar lebih bermanfaat atau dapat menghasilkan rupiah dan dapat membantu perekonomian keluarga.
Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2022, yang jatuh pada 21 Pebruari lalu, BSU Jalin Setia mengadakan kegiatan gerakan pilah sampah dari rumah dengan tagline "Ayo rubah sampah menjadi rupiah melalui Bank Sampah". Pada Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 20 Pebruari 2022 tersebut masyarakat dapat menukar sampah atom dengan telur. Masyarakat dapat menukar setiap 1/2 kg sampah atom dengan telur 1/4 kg telur, demikian kelipatannya.
Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa Rowokembu tersebut dibuka oleh Camat Wonopringgo, Tuti Haryati, perwakilan Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan, BSI (Bank Sampah Induk) Kabupaten Pekalongan, BSU di Kabupaten Pekalongan, sponsor dan donator serta 32 relawan sampah BSU Jalin Setia. Dijelaskan oleh Manager BSU Jalin Setia yang juga Ketua TP. PKK Desa Rowokembu, Fitriya Dwi Handayani bahwa Dalam kegiatan ini nasabah dan calon nasabah tidak hanya datang untuk menukar sampah dengan telur ayam, namun juga diberikan edukasi pilah sampah, dan dijelaskan tentang klasifikasi jenis sampah, agar masyarakat menjadi paham cara mengelola sampah baik organik maupun anorganik.
Sementara itu, Camat Wonopringgo mengungkapkan bahwa program pilah sampah dari rumah dan Bank Sampah nantinya akan dilaksanakan juga di seluruh desa di Kecamatan Wonopringgo, karena Wonopringgo termasuk wilayah perkotaan dimana sampah menjadi salah satu persoalan yang harus dicarikan solusinya. Ditegaskan Tuti bahwa peran semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk Bersama berkolaborasi mencari solusi penanganan sampah. “Jika tepat dalam pengelolaanya maka akan memiliki nilai ekonomis, Go Green akan menjadi Go Bussiness, karena dapat menghasilkan rupiah dan dapat membantu ekonomi masyarakat,” ungkap Tuti. (Dian-Kominfo)
Kamis, 24 Februari 2022
Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar kegiatan operasi pasar minyak goreng murah sebanyak 4000 liter minyak goreng yang dijadwalkan di 2 (dua) tempat, yaitu di Kantor Kecamatan Bojong dan Kecamatan Doro. Masing-masing tempat mendapat kuota 2000 liter miyak goreng.
Operasi pasar minyak goreng hari pertamaa di Kecamatan Bojong telah digelar Kamis pagi tadi (24/02) dan terpantau berjalan dengan lancar. Dalam waktu sekitar 2 jam, 2000 liter minyak goreng telah habis terjual. Sementara kegiatan serupa dijadwalkan besok, hari Jum’at (25/02) di kecamatan Doro.
Kabid Sarana Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan, Moh Yasin menjelaskan berdasarkan arahan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kegiatan operasi pasar dipilih tempat di Bojong dan Doro dengan pertimbangan kegiatan serupa sebelumnya telah digelar di Kecamatan Kajen. Kecamatan Bojong mewakili daerah bawah , sementara Doro daerah atas.
Yasin juga mengungkapkan sistem yang diterapkan dalam kegiatan operasi pasar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).“ Sistem yang kita terapkan berhubung masa pandemi, tetap memperhatikan prokes. Kemudian juga dengan pengendalian agar tidak terjadi keributan yaitu dengan sistem kupon. Jadi satu orang berhak membeli 1 kupon yang bisa ditukar 2 liter minyak goreng dengan harga Rp.13.500 per liter. Kemudian kita beri tanda tinta agar tidak berulang-ulang,” jelas Moh Yasin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/02) siang.
Disampaikan pula bahwa kegiatan operasi pasar ini sifatnya sementara dan ia optimis di bulan puasa mendatang stok minyak goreng di pasaran kembali stabil.
Yasin juga mengatakan operasi pasar minyak goreng masih akan digelar selama kondisi ketersediaan minyak goreng masih langka. ‘Nanti kita akan terus upayakan karena operasi pasar ini masih jarang. Sesuai arahan dari provinsi, kalau memungkinkan ke depan, kabupaten/kota tetap bisa mengajukan operasi pasar. Termasuk juga nanti akan ada minyak curah, kemarin dari provinsi sudah memberi arahan untuk dropping minyak curah. Tahapnya masih di proses di provinsi,” terang Yasin
Terakhir, Yasin berpesan agar masyarakat memahami bahwa kondisi kelangkaan minyak goreng ini merupakan permasalahan global. Namun demikian pemerintah terus berupaya menggencarkan langkah langkah konkret termasuk program pemerintah terhadap pendorongan kepada disitributor, dengan mengumpulkan distributor se-Jawa Tengah dan mereka sanggup segera menindaklanjuti mengatasi kelangkaan minyak goreng. “ Makanya kita optimis di bulan puasa InsyaAlloh sudah stabil,” pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Kamis, 24 Februari 2022
Dalam kesempatan tersebut, Sekda jYulian Akbar melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan tahun 2021, data per maret 2021 sebesar 2,55 persen. Angka ini lebih rendah dari angka Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, dalam rangka membangun pertumbuhan ekonomi diharapkan untuk berkolaborasi sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan. “Jawa Tengah sudah berada di level 4 (empat) tumbuh, tetapi pertumbuhannya lambat,” tutur Akbar.
Untuk itu, menurut Akbar, Pemkab Pekalongan sangat terbuka untuk kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik.
Pengurus KADIN Kabupaten Pekalongan Periode 2022-2027 dilantik oleh Ketua KADIN Provinsi Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono. Acara dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan beserta unsur Forkopimda, dan sejumlah OPD terkait di Lingkungan Pemkab Pekalongan. (Red)
Sumber :*)Tim Prokompim
Rabu, 23 Februari 2022
Dalam sambutannya di lokasi pencoblosan suara di Desa Tegalsuruh, Bupati Fadia berpesan kepada para calon kades agar siap menang dan siap kalah. Kepada para calon kades dan seluruh warga, agar dapat menerima siapa pun pemimpinnya yang terpilih nanti. “Saya minta kepada para calon kepala desa dan pendukungnya agar siap menang dan siap kalah. Siapa pun yang menang, harus kita hormati. Jangan sampai ada kubu-kubuan setelah Pilkades ini,” pinta bupati.
Pelaksanaan pilkades serentak Kabupaten Pekalongan dilaksanakan dengan pembatasan jumlah pemilih maksimal 500 pemilih per TPS, mengatur waktu kedatangan pemilih serta penyediaan sarpras protokol kesehatan mengacu pada Surat Edaran Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri dalam konteks penerapan protokol kesehatan saat pemungutan suara, dan anjuran kepada masyarakat untuk tidak berkerumun dan akan memanfaatkan live streaming ketika perhitungan suara.
Dari hasil pemantauan, pelaksanaan pilkades berjalan aman dan kondusif. Pelaksanaan Pilkades juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Red)
Sumber : Bag. Prokompim Setda Kab.PeKalongan
Rabu, 23 Februari 2022
Demikian antara lain arahan Dirjen Bina Pemerintahan Desa yang disampaikan oleh Kasubdit Fasilitasi Administrasi Pemerintahan Desa, Ratna Andriani dalam Rapat Pemantauan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2022 di Kabupaten Pekalongan melalui Video Conference. dengan Ditjen Pemerintahan Desa Kemendagri.
Dalam arahannya, Ratna menyampaikan, bahwa pada tanggal 16 Desember 2021 Presiden Jokowi memberikan beberapa arahan, di antaranya terkait adanya virus baru Covid-19, yaitu varian Omicron, yang terdeteksi di Indonesia. “Arahan berikutnya yaitu agar kita berusaha agar tidak meluas dan jangan sampai terjadi penularan lokal. Namun demikian, hal ini tidak dapat kita hindari, karena kasus Covid-19 semakin meningkat.
Arahan ke-tiga yaitu agar mempertahankan kasus aktif agar tetap rendah. “Dengan mempertahankan kasus tetap rendah, tidak melonjak lagi kasus Covid-19,” imbuh Ratna. Arahan lainnya yaitu, agar pemerintah daerah melakukan Percepatan vaksinasi,
Terkait arahan tersebut, menurut Ratna, artinya presiden Jokowi belum mencabut Status Keadaan darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019. Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkades Serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia, diharapkan berpedoman kepada Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 terkait dengan Perubahan ke-2 Permendagri Nomor 112 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa Serentak.
Selain itu, juga Surat Edaran No 141/6698/SJ terkait Jumlah DPT atau pemilih maksimal 500 orang per TPS. “Dalam hal Kabupaten/Kota dengan kriteria level 4 berdasarkan PPKM dan desa yang berada pada zona merah, harus ditunda dalam hal pelaksanaan Pilkades.
Berkaitan dengan Pelaksanaan Pilkades Serentak dalam masa Pandemi Covid-19, Pemda diminta agar memperkuat koordinasi dengan Forkopimda untuk tetap menjaga protokol kesehatan, kondusifitas dan stabilitas keamanan. Pemda untuk tetap menerapkan 5M dan percepatan vaksinasi. Mendirikan gerai vaksinasi dalam rangka percepatan vaksinasi. Diharapkan tidak menimbulkan klaster baru.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra bersama Forkopimda Kabupaten Pekalongan mengikuti Video Conference dari Ruang Rapat Bupati Pekalongan.
72.376 Pemilih dalam Pilkades Serentak
Dalam konferensi tersebut, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar,S.Sos, M.Si melaporkan pelaksanaan Pilkades serentak dilaksanakan di 32 Desa dengan total 18 Kecamatan. Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau pemilih mencapai 72.376, jumlah TPS 158 unit, dan jumlah Calon ada 73 orang.
Dia mengungkapkan bahwa pelaksanaan pilkades serentak Kabupaten Pekalongan dilaksanakan dengan pembatasan jumlah pemilih maksimal 500 pemilih per TPS, mengatur waktu kedatangan pemilih serta penyediaan sarpras protokol kesehatan mengacu pada Surat Edaran Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri dalam konteks penerapan prokes saat pemungutan suara, anjuran kepada masyarakat untuk tidak berkerumun dan akan memanfaatkan live streaming saat pemungutan ketika perhitungan suara.
Selain itu, sekda juga menyampaikan terkait langkah-langkah dan upaya yang dilakukan untuk mencegah klaster Pilkades. Langkah utama yaitu melakukan percepatan vaksinasi. “Per hari ini, Rabu (23/02), capaian vaksinasi di Kabupaten Pekalongan 84,91 persen,” tutur sekda.
Sementara itu, terkait pelaksanaan Pilkades, sebelumnya telah dilakukan penguatan satgas di level kecamatan, penguatan bagi Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD), dan bintek pembinaan.
“Pembekalan P2KD sudah kami lakukan serta koordinasi secara intens dengan Forkopimda dan pihak Dinas Kesehatan bagaimana menciptakan Pilkades yang sehat, nyaman dan menyenangkan bagi semua warga di desa karena bagaimanapun pilkades ini sudah dinantikan sebagai ritual demokrasi di level lokal, “ ungkap sekda. Sekda berharap Pilkades Serentak di wilayahnya lancar baik dari sisi kamtibmas maupun dari sisi kesehatan. (Red)
Sumber :*)Tim Prokompim
Rabu, 23 Februari 2022
Kondisi semua ruas jalan sebelumnya rusak, sehingga Ruas Jalan Kelurahan Sragi Dukuh Pesantren diperbaiki sepanjang 516,2 meter dan lebar 3 meter. Ruas Jalan Kelurahan Sragi Dukuh Jatimalang sepanjang 442,9 meter dan lebar 3 meter. Ruas Jalan Krasakageng – Tegalsuruh sepanjang 477,3 meter dan lebar 3 meter. Ruas Jalan Sragi – Ketanonageng sepanjang 494 meter dan lebar 3 – 3,5 meter. Ruas Jalan Gebangkerep – Randumuktiwaren sepanjang 373 meter dan lebar 3 meter. Sedangkan Ruas Jalan Kedungjaran – Kalijambe sepanjang 415,3 meter dan lebar 3 meter.
Bupati berharap jalan yang dibangun pemkab bermanfaat dan meminta kepada warga masyarakat agar dapat turut menjaga ruas jalan tersebut awet sehingga bisa dinikmati untuk jangka waktu yang panjang. “Alhamdulillah Bapak Ibu sekalian sudah menikmati jalannya alus rejekinya mulus ya Bapak Ibu. Saya minta agar dijaga supaya tidak cepat rusak nggih,” ungkap Bupati.
Dalam kegiatan peresmian ruas jalan tersebut sekaligus digelar upacara pecah kendi dan tradisi udik-udikan atau tabur uang koin di setiap ruas jalan yang diresmikan, sebagai wujud syukur atas selesainya pembangunan jalan. Masyarakat tampak antusias mengikuti prosesi peresmian jalan dengan tradisi lokal tersebut, namun dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Peresmian jalan dihadiri Kepala DPU Taru dan Kepala OPD terkait lainnya di Lingkungan Pemkab Pekalongan, Camat dan Forkopimcam,Sragi Lurah Sragi dan Kades setempat di wilayah Kecamatan Sragi. para tokoh masyarakat dan warga sekitar. (Red)
Sumber : *)Tim Prokompim
Rabu, 23 Februari 2022
Dalam kesempatan tersebut Bupati mengucapkan terima kasih kepada pihak KOMPAK yang telah membantu masyarakat Kabupaten Pekalongan selama lima tahun terakhir. “Banyak program yang kami rasakan, kami nikmati dengan adanya KOMPAK di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi keberadaan KOMPAK di Kabupaten Pekalongan. Bupati menilai KOMPAK banyak membuat inovasi yang luar biasa, yang sifatnya menyentuh masyarakat menengah ke bawah, fokus dalam membantu pengentasan kemiskinan.
“Kami benar-benar merasakan manfaat program KOMPAK. Kabupaten Pekalongan juga banyak mendapatkan penghargaan berkat kerja sama dengan KOMPAK. Artinya program yang kita lakukan, kerja sama yang kita lakukan berhasil,” ujar bupati.
Plt. Kepala Bappeda Litbang, Anis Rosidi, menyampaikan, KOMPAK sudah secara aktif mulai tahun 2017 hingga tahun 2021 mendampingi Pemkab Pekalongan dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan baik di bidang Pemerintahan, Pembangunan maupun bidang Pelayanan Publik dengan berbagai inovasi baru. “Luar biasa kiprah KOMPAK selama lima tahun terakhir ini di Kabupaten Pekalongan. Merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendapat pendampingan dari KOMPAK,” tutur Anis.
Menurut Anis, kerja sama dengan KOMPAK merupakan salah satu bentuk empowering atau pemberdayaan. “Sebagai bentuk sinergitas antara pemerintah dengan Lembaga Swadaya Masyarakat atau Non Governmental Organization (NGO), kami sangat beruntung, karena kami mendapat banyak pembelajaran, banyak inovasi dengan keberadaan KOMPAK,” ungkap Anis.
Sementara itu Provincial Manager KOMPAK Ana Deswijaya memaparkan program kerja sama KOMPAK dengan Pemkab Pekalongan. Dalam paparannya, Ana menjelaskan fasilitas yang didanai oleh Pemerintah Australia untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mencapai target mengurangi tingkat kemiskinan dan mengatasi kesenjangan.
Dalam kesempatan siang hari itu, atas nama KOMPAK, Ana juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Bupati Pekalongan beserta jajarannya atas kerja sama dan dukungan yang diberikan kepada pihaknya selama lima tahun, sehingga menghasilkan hal-hal yang luar biasa dan bermanfaat. “Kami mendapatkan penerimaan yang hangat dan Bapak/Ibu sangat responsif dan kooperatif dalam bekerja sama,” ungkap Ana. (Red)
Sumber : *)Tim Prokompim
Rabu, 23 Februari 2022
Tidak seperti pelaksanaan Pilkades sebelumnya pada tahun 2019, Pilkades 2022 kali ini diselenggarakan pada masa pandemi covid 19 sehingga ada penanganan khusus pada Pilkades 2022 ini. Plt Dinas PMD Toharno menjelaskan pelaksanaan Pilkades 2022 harus mematuhi protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah sehingga harapannya penyelenggaraan Pilkades serentak ini tidak menjadi klaster baru. Dan tentunya Pilkades bisa berjalan dengan lancar, aman dan sukses.
“ Kita harus melaksanakan Prokes, seperti memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan mengantri di TPS. Setiap warga yang punya hak pilih dianjurkan datang ke TPS sesuai jadwal. Hal ini dalam rangka jaga jarak dan menghindari kerumunan. Setelah itu harus pakai sarung tangan yang telah disediakan oleh panitia dan dianjurkan membawa polpen sendiri. Ini untuk menghindari penularan covid 19 varian baru omicron. Dan setelah melaksanakan hak pilihnya mereka harus segera pulang ke rumah masing-masing,” pesannya.
Toharno berharap Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) bersatu padu melaksanakan Pilkades dengan kerjasama yang baik khususnya P2KD di lingkungan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ia meminta lokasi masuk dan keluar TPS harus terpisah. Selain itu tempat harus disterilkan/disemprot. Kedua, panitia P2KD harus sehat dan masyarakat yang punya hak pilih harus sudah divaksin. “Kalau belum vaksin segeralah vaksin terlebih dahulu ke Puskesmas. Kemudian suhu tubuh pada waktu masuk lokasi TPS juga dicek. Warga yang punya hak pilih yang datang dari luar kota juga wajib swab. Jika hasil swab positif, dia harus menjalani isolasi mandiri atau bisa kita siapkan Rumah Sakit di Kesesi untuk isolasi terpadu. Ini harus disadari semua pihak dan kita sosialisasikan agar warga masyarakat bisa memahami dan memamtuhi karena Pilkades ini jangan sampai menjadi klaster penyebar covid 19,” paparnya.
Disampaikan pula Dinas PMD menghimbau kepada seluruhwarga masyarakat yang di desanya menyelenggarakan Pilkades serentak, untuk mensukseskan hajatan Pilkades dengan penuh kedamaian, kegembiraan karena pada hakekatnya Pilkades adalah kegiatan rutin 6 tahunan setelah jabatan Kades selesai, maka diselenggarakan Pilkades kembali sebagai bentuk pemilihan pimpinan desa secara demokratis dengan azas LUBER, Langsung umum bebas dan rahasia.
Selain itu warga yang mempunyai hak pilih diharap hadir mengikuti dan melaksanakan peraturan yang sudah ditetapkan oleh panitia P2KD. “ Seluruh masyarakat diharapkan memahami bahwa PIlkades ini ibarat suatu pertandingan/kompetisi sehingga para calon kades juga harus memahami ini, mereka harus siap menang dan siap kalah. PIlkades diharapkan dapat berjalan dengan aman, damai, lancar dan sukses dan tidak meninggalkan klaster baru penyebaran covid 19,” tegasnya.
Toharno juga menyampaikan saat ini proses Pilkades serentak 2022 memasuki tahapan ke-4. Tahapan tahapan Pilkades sendiri meliputi tahap persiapan, pencalonan, tahap pencalonan ulang, penetapan pengundian nomor urut dan tanda gambar, penyampaian visi misi serta deklarasi PIlkades damai. Tahapan- tahapan tersbut telah terlaksana, termasuk tahapan kampanye. Dan tahapan terakhir, masa tenang pada 3 hari sebelum pemungutan suara yaitu tanggal 20,21 dan 22 Februari 2022.
“Tanggal 23Februari 2022 adalah tahap yang ke-5 yaitu tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pilkades serentak di seluruh kabupaten Pekalongan. Dan tahapan berikutnya penetapan pilkades serentak , calon kepala desa terpilih untuk diusulkan penetapan sebagai kades terpilih, dan pengambilan sumpah jabatan oleh bupati Pekalongan. Berikutnya laporan pertanggungjawaban dari P2KD, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terkait dengan penyelenggaraan Pilkades serentak,” terang Toharno. (Dian-Kominfo)
Selasa, 22 Februari 2022