MANUSIA DITUNTUT UNTUK MENGUASAI BANYAK ILMU

KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bangkitkan semangat belajar para anak muda NU saat membuka acara Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke 21 dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama ke 20 yang digelar di MTs Wonoyoso Buaran, Kamis (12/3) Petang. Bupati menegaskan bahwa markom anak-anak muda sekarang adalah intelektual kepelajaran, hal ini menjadi penting karena karena di zaman ini manusia dituntut untuk menguasai banyak ilmu. “Yang paling penting saya ingatkan bahwa maqom adek-adek, rekan semua adalah maqom intelektual kepelajaran, maqom ini menjadi penting karena panjenengan semua pada saat ini dituntut untuk menguasai banyak ilmu tidak ada kata lain, tidak usah mikir macem-macem, satu saja maqom memperkuat khasanah keintelektualan kepelajaran,” tegas bupati dalam sambutannya.
 
Dengan begitu insya Allah salah satu fungsi IPNU IPPNU adalah menyiapkan regenerasi untuk pengurus NU dimasa yang akan datang, Bupati juga menyampaikan kalau malas belajar, malas membuka referensi maka tentu akan tertinggal dari organisasi yang lainnya. Kata dari IPNU IPPNU bahwa anak-anak muda sesuai dengan polis demografi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, menurut PBNU saat ini ada hampir 79 juta kader-kader anak muda NU di Indonesia.
 
Bupati menambahkan. “Jika tidak dikelola dengan baik, dan tidak membekali diri dengan baik dan dengan bekal, tentu bekal yang pertama adalah keilmuan, baik memperkuat basik keilmuan syariah keagamaan maupun memperkuat keilmuan ghairu syariah, ilmu-ilmu terapan yang baik menjadi sebuah keniscayaan bagi adik adik semua,” tambahnya.
 
Melalui momentum kongres ini Bupati mengajak untuk sama-sama meniingkatkan lagi semangat belajar, tidak berpikir macam-macam, yang penting belajar agar tidak ketinggalan ilmu baru, karena hari ini kita hidup di era digitalisasi dan era globalisasi yang menuntut siapa cepat siapa inovativ itulah yang menang.(kominfo)
 
Publisher : aris 
 
 
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…