SELAIN PENCEGAHAN COVID 19, PEMKAB PACU PERTUMBUHAN EKOMONI DARI SEKTOR WISATA

KAJEN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dengan difasilitasi anggota DPR RI Komisi X Bisri Romli mengadakan kegiatan Gerakan BISA (Bersih Indah Sehat dan Aman) yang digelar di pantai Depok Indah Kecamatan Siwalan , Sabtu (25/07) pagi. Dalam kegiatan ini menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Wishnutama datang langsung mengikuti kegiatan bersih-bersih pantai Depaok Indah  didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si serta Bisri Romli (Anggota DPR RI Komisi X) Dikatakan bupati pihaknya akan mereview perkembangan pantai Depok sebagai salah satu andalan pariwisata pemkab. Saat ini masih dipikirkan ada pengembangan baru untuk pengembangan pantai Depok. “Karena ini potensi yang akan kita kembangkan dengan berbagai keunggulan kompetitif dan komperatif antara lain letaknya dekat dengan pantura, aksesnya mudah, pantainya bersih, juga lahannya luas

Secara kuantitatif terjadi pelonjakan jumlah destinasi wisata di kabupaten Pekalongan. Sampai saat ini ada 30 destinasi wisata. Yang milik pemerintah hanya 3 destinasi wisata , sisanya diinisiasi oleh masyarakat. Dijelaskan bupati, pemerintah hanya mendorong dari 2 aspek , regulasi dan fasilitasi. “Semua berjalan, mendatangkan income, ini akan meningkatkan kesejahteraan sekaligus menambah penghasilan . Ini konsep pengelolaan pariwisata yang berbasis kemasyarakatan dan kita kembangkan secara masif di kabupaten Pekalongan, karena kita memang punya potensi.,” ungkapnya

Disamping itu pemkab memberikan supoting kepada Kementerian Pariwisata berkaitan dengan wisata belanja . Keunggulan kabupaten Pekalongan adalah sentra batik terbesar di Indonesia, isehingga perlu ada juga pengembangan terutama aspek pemasaran  Selanjutnya Bupati mengutarakan gagasan bahwa seluruh destinasi wisata yang ada di Indonesia ini dengan bekerjasama dengan Kemenpar mudah-mudahan bisa memprotek batik etnic yang secara kuantitatif bisa diproduksi di kabupaten Pekalongan dengam keungulannya. “ Pertama karena kita punya SDM dan SDA termasuk bahan bakunya. Ini merupakan suatu keunggulan yang perlu disinergikan seluruh pengelola destinasi wisata nasional, apalagi pada saat pandemi covid kita harus mempunyai ide, inovasi baru sekaligus memberi spirit agar kolaborasi antar daerah/wilayah menjadi sebuah keharusan yang dibangun, dengan fasilitasi dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian Pariwisata,” lanjutnya

Disamping itu secara spesifik di tingkat regional Jateng , bupati akan melakukan kerjasama dengan para kepala Daerah untuk saling menukar informasi tentang pariwisata dan saling berkunjung . “ ini menjadi kekuatan ditengah situasi covid ini kita harus melakukan 2 hal. Pertama pencegahannya, karena pertambahan jumlah kasus coviddi kabupateb Pekalongan cukup tinggi, tapi kita juga harus ngegas berkaitan dengan ekonomi. Dengan kegiatan ekonomi ini kami akan berkomunikasi dengan daerah lain untuk memasarkan produk keunggulan kabupateb Pekalongan , ada batik, sarung, jeans, daster.

Sementara itu anggota DPR RI Komisi X, Bisri Romli menilai pantai Depok Siwalan merupakan salah satu destinasi wisata pantai di Kabupaten Pekalongan yang masih bertahan cukup bagus sehingga cocok untuk dilakukan kegiatan gerakan BISA tersebut

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Wishnutama mengungkapkan kegiatan tersebut adalah program Kementerian Parariwisata untuk para pelaku pariwisata ekonomi kreatif yang terdampak di masa pamdenmi. KemenPar bersama seluruh stakeholder yang terlibat terutama masyarakat ingin agar destinasi-destinasi pariwisata kembali bergeliat, tumbuh dan berkembang tetapi tetap dengan mempertahankan protokol kesehatan. “Jadi pariwisata yang merupakan salah satu sektor unggulan nasional bisa kembaki berkembang, berkontribusi kepada kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Dijelaskan pula lebih dari 30 persen anggaran dari Kementrian Pariwisata dialokasikan untuk penanganan covid baik masa covid maupun nanti pemulihannya, dan juga refocusing kegiatan. ( Humas Kominfo )

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…