BUPATI AJAK WARGA NU BIASAKAN TRADISI NU

KAJEN - Warga Nahdlatul Ulama (NU) harus membiasakan tradisi yang sudah dibiasakan oleh pendiri NU seperti tahlil, berzanji, dan lain sebagainya, karena sejatinya tradisi yang diberikan oleh para pendiri NU adalah yang biasa dijalankan oleh para wali songo dan meneruskan tradisi wali songo. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si dalam kunjungannya di acara silaturahmi dan pengajian rutin ranting NU Waru Lor Kecamatan Wiradesa di Masjid Jami Nur Rohman, Senin (10/9/20) malam

Bupati menyampaikan yang paling penting lagi untuk menjaga tradisi NU karena di Jawa sudah ada perubahan yang luar biasa dan harus diwaspadai agar tidak mengurangi eksistensi NU, karena saat ini sudah ada kelompok-kelompok lain yang baru-baru, dan sudah ada yang masuk di Kabupaten pekalongan bahkan sudah akan membangun Pondok Pesantren.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga sosialisasikan program pemerintah yang ada di Kecamatan Wiradesa, yaitu proyek pembangunan rel kereta di Desa Waru Lor yang akan di bangun jalan fly over (jalan layang) supaya mempermudah perjalanan masyarakat. Yang kedua akan dilaksanakannya pembangunan pasar Wiradesa mengingat kondisi pasar Wiradesa sudah cukup tua dan menyebabkan sedikit kemacetan maka akan dimundurkan sedikit dari jalan pantura agar memperlancar arus lalu lintas.

Dikatakan pula selama kepemimpinanya yang hampir 5 tahun ini pihaknya telah membantu TPQ Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren yang jumlah totalnya ada 13 Milyar, kemudian Pimpinan Cabang (PC) NU Kabupaten Pekalongan juga dibantu 6 M.

“Begitupun ketika NU mendirikan perguruan tinggi, dulu Kabupaten Pekalongan hanya terkenal batiknya, kali ini juga terkenal perguruan tingginya karena sudah ada 8 perguruan tinggi, dan yang negeri ada 3 yaitu IAIN kemudian UNDIP, dan Politeknik Bandung yang lokasinya ada di Kajen,” tambahnya ( El-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…