TP PKK GULIRKAN BERBAGAI PROGRAM INOVATIF UNGGULAN

KAJEN – Setelah TP PKK dari 7 (tujuh) kecamatan mendapatkan kesempatan mengikuti Orientasi Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, Desa/Kelurahan se-Kabupaten Pekalongan pada Senin (14/09) lalu, kini giliran TP PKK dari Kecamatan Talun, Karanganyar, Kesesi, Bojong, Wonopringgo, dan Karangdadap mengikuti kegiatan serupa. Seperti hari pertama, kegiatan kali ini juga dibuka dengan sambutan dari Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si.

Bupati mengucapkan terimakasih atas supporting dan partisipasi seluruh tim penggerak PKK dari tingkat Desa/Kelurahan sampai tingkat Kabupaten.

“ Kita memberikan evaluasi terhadap kinerja TP PKK dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten. Secara umum sudah menggembirakan, karena supporting dari PKK ini dari tingkat Desa sampai Kabupaten memberikan kontribusi yang positif dan signifikan untuk progam-program unggulan (prioritas) kita seperti penurunan angka kemiskinan, peningkatan ekonomi dan pemberdayaan keluarga, “ ujar Bupati saat wawancara, Rabu (16/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Menurutnya yang lebih penting adalah partisipasi gerakan-gerakan yang diinisiasi dari bawah, karena itu menjadi kekuatan pendukung pemerintah. Seperti ada gerakan Jum’at pagi, gema setia dan kudu sekolah, dimana semua itu adalah gerakan yang motornya adalah para ibu-ibu TP PKK.

Bupati berharap kegiatan itu membawa nilai lebih bagi pemberdayaan PKK di Kabupaten Pekalongan, minimal sebagai ajang refleksi 5 (lima) tahun kemarin apa yang sudah dilakukan dan apa yang masih kurang, untuk refresh (penyegaran kembali ) untuk program yang akan datang. Ia juga mengharapkan di era saat ini harus ada hal yang baru. Inovasi harus dimunculkan seiring dengan perubahan cara pandang masyarakat terhadap posisi pemerintah.

“ Tujuannya adalah bahwa tingkat kesejahteraan masyrakat Kab Pekalongan, setidaknya kalau diukur dari indicator makro yaitu kemiskinan, maka sebelum ada covid 19, kita masih menyisakan 84 ribu waga kabupaten Pekalongan yang miskin. Pada tahun 2015 angkanya 114 ribu ( turun dari 13 % menjadi 9%). Salah satu program kita, yaitu laboratorium kemiskinan, masuk top 45 inovasi daerah tingkat nasional,” ungkapnya

Selanjutnya Bupati juga memaparkan program-program inovasi yang didukung oleh masyarakat, salah satunya adalah program Gema Setia (Gerakan masyarakat stop kematian ibu dan anak). Program ini mendapat dukungan penuh dari CSR luar negeri Amway . Bahkan Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Ny. Munafah Asip Kholbihi menjadi Duta Amway dan diberi mandat untuk berkeliling ke seluruh Indonesia, sehingga kabupaten/kota yang ingin bekerjasama dengan Amway harus mendapat rekomendasi dari ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan.

Kemudian gerakan Gentong hebat (Gerakan gotong royong hidup bersih dan sehat). Ini merupakan gerakan dari bawah dan diinisiasi oleh masyarakat yang tujuannya mensupport agar program pemerintah berkaitan dengan angka kematian ibu dan bayi makin turun. Program ini telah berhasil dilihat secara statistic angka kematian ibu dan anak penurunannya signifikan.

Ada pula program inisiatif kerjasama dengan PT Tower Bersama Group (TBG), juga memberikan supporting kepada Kabupaten Pekalongan . Menurut Bupati bantuannya sangat manfaat karena punya konsen untuk menurunkan angka stunting pada anak dan hasilnya juga luar biasa.

“ Pada aspek lain, kita juga mendapat beberapa kejuaraan baik tingkat provinsi maupun nasional berkaitan hari lingkungan hidup, hari habitat dan penataan kumuh dari Kementrian PUPR,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, dikatakan pula Pemkab punya program inisiatif yang bekerjasama dengan PKK, yaitu program ‘kudu sekolah’, gerakan ini harus disuport penuh dengan dana desa untuk mengembalikan Anak Tidak Sekolah (ATS)

Tim Penggerak PKK juga mensupport hal yang berkaitan dengan pemberdayaan UMKM. “ Kita pernah punya kegiatan yang masuk catatan Rekor MURI, yaitu mendatangkan 12 ribu perempuan berkebaya. Ini orangnya pakai batik kebaya dan jarik semua, sehingga pada saat itu hampir 20 ribu jarik dan kebaya diborong ibu-ibu kabupaten Pekalongan. Ini berasal dari UMKM kita, “ terangnya

Selanjutnya Bupati juga berharap agar seluruh program PKK ini didukung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pekalongan. (Ar-Kominfo).

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…