PASTIKAN KETERSEDIAAN BERAS DI BULOG, MENKO PMK TURUN KE LAPANGAN

KAJEN - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI ( Menko PMK ) , Prof.Dr. Muhajir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pekalongan pada Selasa ( 29/9) siang. Kunjungan kerja Menko PMK didampingi jajaran Kementrian Koordinator Bidang PMK anatara lain sekretaris, para Deputi bidang, staf ahli bidang dan staf khusus Menko PMK, meninjau gudang Bulog Bondansari Kecamatan Siwalan dan terima oleh Wakil Bupati Pekalongan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, Ir. Arini Harimurti.

Kunjungan kerja Menko PMK ke Gudang Bulog Bondansari Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan bertujuan untuk memastikan ketersediaan beras. Seperti diketahui, pemerintah melalui bantuan Presiden menyalurkan 450 ribu ton beras untuk 10 juta keluarga penerima manfaat PKH (Program Keluarga Harapan). Masing-masing akan mendapatkan 15 kg beras per keluarga selama 3 bulan.

Disamping mengecek ketersediaan, Menko PMK juga mengecek kualitas, bobot, serta delivery beras. “ Berasnya klasifikasi medium, jenis IR dan produk lokal, “ ujar Menko PMK Muhajir.

Muhajir menerangkan alasan memilih produk lokal karena sesuai arahan Presiden agar dengan produk lokal dibeli oleh Bulog kemudian dijadikan bantuan sosial , maka daya beli masyarakat/petani terangkat dan nantinya kalau persediaan di Bulog sudah terjual habis, panen raya di Pekalongan dan sekitarnya akan bisa diserap oleh Bulog.

Muhajir juga meminta untuk bobot beras harus sesuai yaitu 15 kg dan tidak boleh dikurangi.Selain itu, Ia berpesan agar beras benar-benar diterima oleh keluarga penerima manfaat. “Karena itu saya minta transporter betul-betul menjamin bahwa beras ini akan diterima oleh keluarga penerima manfaat. Tidak boleh dititipkan, atau ditumpuk di suatu titik lalu silahkan diambil sendiri. Ini tidak boleh, “ tegasnya.

Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut selain ke Bulog, Menko PMK juga meninjau e-warung Kampung Singgah. Muhajir mengungkapkan dirinya senang melihat e-warung yang dikunjunginya bisa tumbuh dan sangat bagus. “Saya senang sekali e-warung yang tadi saya kunjungi bisa tumbuh, jadi ada kelebihan/keuntungannya, karena melayani para penerima bantuan sosial, ini sebagian bisa disishkan untuk membangun warungnya sehingga warungnya lebih baik , tidak seperti warung-warung biasa tapi warungnya modern, “ ungkapnya.

Muhajir berpesan agar disiapkan bahan-bahan kebutuhan pokok yang memang menjadi prioritas dari para keluarga penerima PKH terutama keluarga penerima PKH yang masih punya anak kecil, baik itu bayi maupun bocah, tentang asupan gizinya. “ Karena itu saya mohon pengelola e-warung dan pendamping PKH betul-betul memberikan arahan, saran dalam belanja, harus diarahkan supaya dia belanja sesuai dengan kebutuhan gizi keluarga terutama untuk anak-anaknya. Yang lebih penting lagi, supaya dilayani dengan baik, “ pintanya

Diharapkan e-warung nantinya berkembang menjadi usaha kecil mikro ( UKM ) sehingga bisa tumbuh nenjadi kekuatan ekonomi pedesaan. ( Ar-Kominfo )

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…