PENANDATANGANAN NOTA KESEPAKATAN KUA DAN PPAS KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN ANGGARAN 2021

KAJEN – Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2021 telah diselesaikan dengan kesepahaman antara legislatif dan eksekutif. Hal ini disampaikan Plt Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti dalam sambutannya pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan Dalam Rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2021, di Gedung DPRD Kajen, Senin (02/11) siang.

Dijelaskan, KUA dan PPAS Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2021 merupakan dokumen yang memuat kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan, yang dalam penyusunannya telah diupayakan agar substansinya terdapat keserasian dan sinergi antara kebijakan daerah, provinsi dan nasional, keterpaduan antara kepentingan publik dan aparatur serta tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan lainnya.

KUA dan PPAS ini juga telah diupayakan seoptimal mungkin untuk dapat menampung berbagai program yang manfaat capaian kinerjanya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

KUA dan PPAS kali ini merupakan transisi pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang diturunkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah.

Plt Bupati juga memaparkan bahwa secara umum struktur PPAS Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2021 terdiri Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah. Pendapatan Daerah Tahun 2021 direncanakan sebesar Rp. 2.225.507.713.550,00 atau naik 2,77% dari pendapatan daerah tahun 2020 setelah perubahan.

Belanja Daerah tahun 2021 direncanakan sebesar Rp.2.241.657.713.550,00 atau turun 1,43% dari belanja daerah tahun 2020 setelah perubahan. Dari komposisi pendapatan dan belanja daerah tersebut, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp.16.150.000.000,00.

Penerimaan Pembiayaan Daerah yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah Tahun Sebelumnya (SiLPA) diperkirakan sebesar Rp.23.150.000.000,00, sementara untuk Pengeluaran Pembiayaan berupa penyertaan modal sebesar Rp.7.000.000.000,00 sehingga secara riil defisit sebesar Rp. 0,00 ( Nol Rupiah)

Rapat paripurna dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2021 tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun MH beserta wakil ketua, segenap anggota DPRD, Sekretaris Daerah beserta para asisten sekda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah se-Kabupaten Pekalongan (Ar-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…