HUT PGRI DAN HARI GURU NASIONAL, 80 GURU SUMBANG DONOR DARAH

KAJEN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2020, digelar acara donor darah di gedung PGRI Kabupaten Pekalongan jalan Mandurorejo Kajen pada Senin (23/11) pagi. Kegiatan donor darah ini dikuti oleh seluruh guru di Kabupaten Pekalongan dari berbagai kecamatan. Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti menilai kegiatan donor darah ini sangat membanggakan. “Pada saat pandemic covid19 ini, masih ada kawan-kawan dari PGRI yang peduli. Ini sangat membanggakan,” ucap Arini saat membuka kegiatan donor darah.

Dengan adanya kegiatan ini Arini berharap ini bisa menjadi momen, momen bagi terutama yang tidak mungkn menjadi hal mungkin. Dan tentunya  menjadi kegiatan setiap 3 bulan sekali dilaksanakan donor darah. Selain itu, menurutnya kegiatan ini merupakan  momen untuk mengetuk hati para anggota PGRI untuk mengabdi kepada masyarakat

“Selamat ultah mudah-mudahan di usia ke-75 ini PGRI semakin jaya dan mudah-mudahan hari ultah ini menjadi motivasi kita bersama untuk selalu mengabdi dan semakin berbakti pada nusa bangsa, “pungkas Arini.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Dra. Siti Masruroh.,M.Si mengatakan dalam rangka peringatan HUT PGRI dan hari Guru Nasional ini, pihaknya menyelenggarakan beberapa kegiatan baik yang sudah dilakukan maupun yang belum, salah satu rangkaian kegiatan adalah donor darah yang diikuti para guru. ” Donor darah yang kali ini dilaksanakan Alhamdulilah di masa pandemic ini kita tahu kegiatan donor agak berkurang karena masa pandemic banyak yang khawatir. Tetapi dengan penuh keyakinan untuk membantu kebutuhan darah di masyarakat, karena itu para guru khususnya anggota PGRI dari berbagai cabang kecamatan bisa hadir dan memberikan donornya, “ungkap Siti Masruroh.

Pada kesempatan tersebut Siti Masruroh berharap kepada seluruh gruru di Kabupaten Pekalongan terutama yang muda, sehat, agar membiasakan berdonor karena hal ini menurutnya jelas kegiatan yang positif dan juga bisa menjadi cek memastikan kondisi benar-benar sehat.

Ketua PGRI Kabupaten Pekalongan Bejo Herbeno.,S.IP.,M.Si menjelaskan target guru yang  mendonor sebanyak 80 sampel, sama seperti tahun sebelumnya. ” Harapannya setiap tahun ada peningkatan namun kondisi ini tidak mungkin karena ada beberapa kecamatan yang sudah melakukan kegiatan yang sama sehingga banyak anggota kami di kecamatan tidak bisa mengikuti ke sini karena sudah menyumbang donor di kecamatan,” terang Bejo.

Dikatakan pula kegiatan donor darah ini adalah kegiatan rutin setiap hari ulang tahun PGRI karena Ia menyadari bahwa selain organisasi profesi pihaknya juga organisasi perjuangan yang di dalamnya tidak hanya memperjuangkan nasib guru, seperti gaji dan kesejahteraannya, tapi bagaimana berjuang untuk ikut berbakti pada masyarakat Kabupaten Pekalongan secara luas, salah satu bentuknya adalah kegiatan donor darah. (Ar-Kominfo)

Publisher : aris
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…