PEMKAB SIAPKAN SKEMA RELOKASI KORBAN BENCANA TANAH BERGERAK

KAJEN- Sebagai bentuk respon cepat terhadap terjadinya bencana alam tanah bergerak yang terjadi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Pemerintah Kabupaten Pekalongan segera melakukan pemetaan skema untuk merelokasi warganya yang terkena dampak bencana tanah bergerak tersebut.

Seperti yang diketahui baru-baru ini, bahwa bencana alam berupa tanah bergerak telah terjadi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang yang menjadi perhatian banyak pihak tak terkecuali Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi, SH,M.Si yang hari ini melakukan kunjungan ke Desa Bodas (21/12), mengatakan bahwa ada 95 rumah rusak yang terkena dampak tanah bergerak.

Menurutnya, hal tersebut telah menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk segera melakukan relokasi tempat tinggal bagi para korban bencana. Bersama Kapolres Pekalongan AKBP Darno, dan Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan melakukan kunjungan ke Desa Bodas guna meninjau langsung kondisi warga Bodas yang terdampak bencana.

‘’Berdasarkan data, rumah yang rusak berjumlah 95 rumah, dan maka kami siapkan skema untuk melakukan relokasi, sesuai keinginan yang disampaikan oleh warga,’’ ungkap Bupati Asip Kholbihi.

Selanjutnya, untuk kegiatan relokasi sendiri dikatakan Bupati Asip Kholbihi bahwa untuk tempat yang akan dijadikan relokasi akan dicarikan atau disurvei oleh lurah dan camat yang selanjutnya akan dilaporkan kepada pihaknya untuk segera ditindaklanjuti untuk dilakukan survey ilmiah apakah tempat tersebut layak untuk dijadikan tempat relokasi atau tidak.
Dijelaskan Bupati Asip Kholbihi bahwa terkait pembangunan rumah pihaknya akan segera mengkoordinasikan kepada pemerintah provinsi dan juga pemerintah pusat untuk melakukan sinergi bersama.

‘’Jadi sinergi antara kekuatan antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat akan dengan cepat menyelesaikan permasalahan ini,’’ jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan mengatakan bahwa pihaknya akan ikut membantu Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mendorong upaya penanggulangan terhadap bencana alam tanah bergerak yang telah terjadi di Desa Bodas.

Dan Ia juga berpesan kepada warga yang menjadi korban bencana untuk tetap bersabar menunggu relokasi yang akan diakukan secara bertahap pada awal Januari mendatang, serta tetap waspada di musim penghujan seperti saat ini.

‘’ Bapak/Ibu hendaknya memahami perlunya direlokasi, ke rumah yang baru layak untuk dihuni dan kedepan supaya tidak mengalami hal semacam ini lagi,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Darno mengatakan Ia bersyukur masyarakat masih bisa menjalankan aktivitas seperti biasa dan tidak terpuruk dengan musibah yang telah terjadi. Namun Ia berharap masyarakat tetap waspada dan patuhi apa yang dinstruksikan oleh pemerintah, supaya permasalahan ini bisa cepat diatasi.

‘’ Tapi secara umum kondisi masyarakat masih aman, dan aktivitas masih berjalan normal, tetapi mereka sangat sadar hidup di daerah yang tidak aman,’’ tuturnya. (Lus-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…