MUSYAWARAH DAERAH DEKOPINDA KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2020

KAJEN - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Pekalongan hari ini, Rabu, (30/12/2020) menggelar acara Musyawarah Daerah Dekopinda Kabupaten Pekalongan dalam rangka laporan pertanggungjawaban kinerja kepengurusan masa bakti 2015/2020 dan juga pemilihan kepemimpinan baru masa bakti 2020/2025. Acara tersebut digelar di Rumah Makan Tirta Alam Kulu, Kajen.

Pada acara tersebut tampak hadir Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, Ketua Dekopinda Kabupaten Pekalongan H.Basori, Dewan Pimpinan Dekopinwil Jawa Tengah Syamsul.

Dikatakan Ketua Dekopinda Kabupaten Pekalongan H.Basori dalam sambutannya, bahwa Dekopimda merupakan wadah gerakan koperasi yang salah satu fungsinya adalah sebagai wadah gerakan perjuangan, cita-cita dan nilai koperasi. Dimana menurutnya ,koperasi merupakan salah satu wadah lembaga ekonomi kerakyatan yang secara konstitusional itu tertuang dalam pasal 33 ayat (1) yang berbunyi ‘’Perekonomian disusun bersama berdasarkan atas asas-asas kekeluargaan’’ yang implementasinya memang terjadi kompetisi dengan lembaga-lembaga ekonomi yang lain seperti BUMN dan BUMS.

‘’Yang berikutnya memang fungsi sebagai Dekopimda adalah wakil dari gerakan ke dalam maupun keluar, dan yang ketiga fungsi Dekopimda itu sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan di bidang ekonomi,’’ ungkapnya.

Selanjutnya Ia mengatakan, di Kabupaten Pekalongan secara kuantitatif memiliki 671 koperasi, namun yang masih aktif hanya sekitar 261 saja. Untuk itu, menurutnya ini menjadi suatu tantangan tersendiri yang harus diperjuangkan agar ekonomi kerakyatan itu bisa meningkat dan kesejahteraan juga bisa meningkat. ‘’Karena memang salah satu bentuk yang paling ideal dan yang paling cocok adalah koperasi,’’ ujarnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Dewan Pimpinan Dekopinwil Jawa Tengah Syamsul menjelaskan sejak musyawarah nasional yang dihadiri oleh lebih dari 700 orang di Makassar dan dihadiri oleh 3 orang mentri, bahwa putusan Munas pada tanggal 29 Oktober 2019 itu sampai hari ini adalah putusan organisasi yang sifatnya konstitusional secara organisasi. Oleh karena itu pihaknya berharap semua daerah termasuk Kabupaten Pekalongan dan daerah lain untuk selalu mengikuti hasil musyawarah nasional supaya usaha dalam memajukan perkoperasian di Indonesia bisa dengan mudah diwujudkan. ‘’ Karena kita memiliki hasil Munas yang merupakan hasil keputusan tertinggi maka saya berharap semua bisa mengikuti hasil Munas dan Musda dengan baik,’’ jelasnya.

Selain itu dalam kesempatan yang sama, Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., menyampaikan bahwa Dekopimda sebagai holding dari koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan, harus digerakan lebih dinamis lagi supaya lebih bisa menjawab tantangan zaman. Karena menurutnya, sesuatu akan bisa tetap eksis atau bertahan apabila dapat mengikuti perkembangan zaman. ‘’ Harus tahu perkembangan zaman utamanya tentang perkoperasian baik di tingkat pusat maupun daerah,’’ ujarnya.

Sehingga, Ia sangat mendukung penuh Dekopinda untuk selalu melakukan inovasi-inovasi supaya koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan masih bisa tetap aktif sebagai penggerak ekonomi kemasyarakatan. (Lus-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…