HADIRI KONFERENSI CABANG kE-8 MUSLIMAT NU, BUPATI ASIP ‘’PENGURUS MUSLIMAT NU HARUS MILIKI SPIRIT HARI INI HARUS LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN’’

KAJEN – Berkesempatan hadir dalam acara Konferensi Cabang Ke-8 Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Bupati Asip Kholbihi inginkan seluruh pengurus Muslimat NU memiliki spirit hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Hal itu diungkapkan langsung oleh beliau saat berpidato pada acara tersebut yang digelar pada pagi ini, Sabtu (16/1/2021) di gedung NU Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni.

‘’ Kalau hari ini sama dengan hari kemarin berarti kita adalah orang-orang yang rugi, tetapi kalau hari ini lebih jelek dari hari kemarin maka kita termasuk jadi orang-orang yang celaka,’’ ungkapnya. Dikatakan Bupati Asip, dengan spirit tersebut akan mempermudah para pengurus untuk lebih meningkatkan kinerja dalam rangka mengembangkan organisasi, sehingga tujuan besar organisasi akan lebih mudah dicapai.

Untuk itu, Ia berharap etos kerja tersebut harus terus dipedomani apalagi saat menyusun program kerja dan saat akan menempatkan personal-personal untuk bisa menggerakan roda organisasi. ‘’ Saya sering menyampaikan bahwa dinamika organisasi harus mempunyai spirit, kalau pengurus kemarin program kerjanya yang baik tentu harus kita pertahankan, karena ini prinsip statibility program yang menurut saya sangat layak untuk terus kita kembangkan,’’ jelasnya.

Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa pengurus muslimat saat ini harus bisa mengikuti perkembangan zaman, apalagi menurutnya, kebutuhan dinamis masyarakat yang terus-menerus berkembang sesuai dengan yang terjadi saat ini. Sehingga Ia berharap pengurus muslimat dapat menyusun program-program yang kekinian, program-program yang sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang dalam konteks mengeksplore kembali program-program baru yang lebih baik. ‘’ Insya Allah dengan cara seperti itu, maka kita tidak akan meninggalkan apa yang sudah diprogramkan oleh pengurus lama,’’ paparnya.

Dan dengan itu, lanjut Bupati Asip, tujuan besar berdirinya Nahdatul Ulama untuk mengentaskan kaum lemah, dhuafa, kaum yang tidak berdaya dan kaum-kaum terpinggirkan bisa terwujud. ‘’Dan sebagian besar dari mereka adalah perempuan, untuk itu disinilah peran muslimat berperan untuk mengentaskan permasalahan tersebut dengan mewujudkan cita-cita mulia Nahdatul Ulama,’’ Katanya.

Dalam kesempatan ini Bupati Asip juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus, baik pengurus cabang maupun pengurus ranting yang telah terus-menerus berjuang untuk memajukan organisasi guna mengelaborasi diri berkhidmat kepada nahdatul ulama. ‘’Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para pengurus dan tetaplah pedomani hal-hal yang harus kita lakukan,’’ pungkasnya. (Lus-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…