TINJAU JEMBATAN REMBUN, GANJAR DESAK PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERKAIT OVERLOAD OVERDIMENSI

KAJEN – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si hari ini Rabu (17/02) meninjau pembangunan jembatan Rembun kecamatan Siwalan yang beberapa hari lalu amblas. Dari hasil tinjauannya, Gubernur Ganjar menilai cara kerja dan manajemen pengerjaan pembangunan jembatan sudah bagus sehingga tidak menutup kemungkinan target penyelesaiannya bisa maju. Menurutnya, patahnya jembatan karena overload tersebut perlu ada koordinasi dari pusat, baik Kementerian PUPR maupun Kementerian Perhubungan.

“ Mudah-mudahan pekerjaan jauh bisa lebih cepat, tinggal kedepan setelah kita lihat jembatannya patah karena overload , sehingga ini perlu koordinasi baik dari Kementerian PUPR , juga Perhubungan agar kita segera mengambil keputusan terkait dengan overload over dimensi, terkait dengan truk-truk yang overload, “jelas Ganjar.

Ganjar juga mengatakan bahwa dirinya telah mengusulkan pilihan agar kendaraan yang mengangkut beban berat pilih jalur laut atau kereta api sehingga jalan relatif tidak terlalu berat dan juga aman.

“Jadi hujan yang menggerus jalan ditambah overtonase yang ada diatasnya itu membuat jalan menjadi rapuh termasuk jembatan,” imbuhnya

Dikatakan pula hal itu merupakan pembelajaran bagaimana percepatan dilakukan dan kedepan perlu adanya aturan kebijakan tentang penggunaan jalan.

Sementara itu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan pembangunan jembatan Rembun akan selesai pada akhir Februari dan dipastikan tidak mengganggu proses mobilitas yang ada di pantura. Bupati Asip juga menyampaikan pesan dari Gubernur kepada para bupati/walikota agar waspada karena situasi curah hujan cukup tinggi khususnya di pantura .

“ Kami juga sudah melakukan langkah-langkah untuk penanggulangan bencana yang sudah sesuai dengan yang kita lakukan sekarang, “ungkap Bupati Asip. (Ar-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…