BUPATI MINTA DANA DESA DIKELOLA DENGAN BAIK DAN TRANSPARAN

KAJEN - Dalam rangka upaya penguatan efektifitas Dana Desa, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyaluran Dana Desa Tahun 2021. Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si sekaligus memberi sambutan arahan, pada Kamis(25/02) pagi di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan.

Dalam sambutan arahannya, Bupati Asip menerangkan bahwa Dana Desa mulai menjadi isu sentral sejak tahun 2014 dan terealisasi pada tahun 2015.

“Saya ingin menekankan bahwa prioritas penggunaan Dana Desa tahun Anggaran 2021 diatur dan diurus oleh desa, berdasarkan kewenangan desa dengan focus untuk program atau kegiatan percepatan pencapaian SDGs melalui beberapa program wajib, seperti pemulihan ekonomi nasional sesuai dengan kewenangan desa, pembentukan pengembangan dan revitalisasi Bumdes, “papar Bupati.

Menurutnya Dana Desa harus dikelola dengan baik dan yang paling penting bahwa penanggulangan covid 19 terutama desa yang ditetapkan menjadi desa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dananya dipotong 8 (delapan) persen untuk penyelenggaraan PPKM di desa tersebut.

“Delapan persen itu komponennya ada untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa, untuk preventif puratif di tingkat desa untuk covid 19. Prinsip, Dana Desa ini harus dikelola dengan baik, transparan,akuntabel dan papan grafis harus terpasang semua,” terangnya

Dijelaskan pula pelaksanan PPKM Mikro tahap pertama di tiga desa (Tanjungsari, watugajah dan Yosorejo) berjalan dengan baik dan hasilnya cukup lumayan bahkan tren penambahan pasien covid 19 cenderung melandai.

“ Secara komulatif Jateng menurut Pak Gubernur sudah tidak ada daerah yang zona merah, di kabupaten Pekalongan saja sekarang sudah banyak yang hijau. Tentu saja ini mengorbankan kepentingan besar dari Dana Desa,” imbuhnya.

Kemudian yang paling penting, lanjut Bupati, dalam rangka penanganan pandemic covid19 termasuk PPKM Mikro di desa, Pagu Dana Desa minimal adalah 8(delapan) persen.Dalam kesempatan itu Bupati juga mengingatkan kepada para kepala desa bahwa transparansi harus dijunjung tinggi dan para Kades harus membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan Dana D esa supaya mudah diakses oleh public. 

Kegiatan Sosialisasi Penyaluran Dana Desa Tahun 2021 Kabupaten Pekalongan dihadiri oleh Ketua DPRD, wakil kapolres, wakil kapolresta, wakil kejari, Pj Sekda, Asisten pemerintahan dan kesra, kepala KPPN, para kepala OPD terkait, serta Camat se-kabupaten Pekalongan.

Sosilisasi diikuti 40 Peserta terdiri dari OPD terkait, camat se-kabupaten Pekalongan, perwakilan Bahurekso dan PPDI Kabupaten Pekalongan serta tenaga ahli pemberdayaan masyarakat tingkat kabupaten Pekalongan. Narasumber antara lain ketua DPRD, dari Kejari, Polres, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Inspektur kabupaten Pekalongan, serta dari bagian pengadaan barang jasa Setda. (Ar-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…