KINERJA PELAKSANAAN RPJMD 2016-2021 RAIH KATEGORI BAIK

KAJEN – Menjelang berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan periode tahun 2016 – 2021, Inspektorat Provinsi Jawa Tengah melakukan pemeriksaan yang bertujuan untuk evaluasi penilaian kinerja dan memberi masukan bagi bupati terpilih dalam rangka menyusun RPJMD 2021-2026. Ada 3 aspek yang dinilai yaitu aspek kesejahteraan masyarakat, aspek daya saing daerah dan aspek pelayanan umum. Berdasarkan hasil penilaian tim inspektorat Provinsi Jawa Tengah, dari 3 aspek diatas maka nilai dari kinerja pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2016-2021 adalah 87,91 dengan kategori baik.

Atas nilai yang didapat tersebut, Wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti selaku kepala daerah dan wakil kepala daerah mengucapkan terima kasih kepada jajarannya yang telah melaksanakan tugas dengan baik. “Ini sebagai bahan dalam menyusun RPJMD tahun yang akan datang. Dan saya berharap kawan-kawan mendukung dan saya yakin sangat mendukung kepemimpinan bupati terpilih di 5 tahun yang akan datang,”ucap Arini saat memberikan sambutan dalam acara paparan hasil pemeriksaan AMJ Bupati /Wakil Bupati Pekalongan, Senin (05/04) siang di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan.

Diakui Arini, kesejahteraan masyarakat selama 2 tahun terakhir ini turun. Demikian juga layanan umum juga mengalami penurunan. Hal ini merupakan pengaruh adanya pandemi covid 19. “ 2 (dua) tahun ini kami memang sangat tertekan dengan adanya refocusing sehingga banyak kegiatan yang belum bisa kita laksanakan. Pertama tidak adanya anggaran sehingga kita tidak bisa melaksanakan. Kedua, mungkin ada kegiatan-kegiatan yang memang dilarang selama masa pandemic. Terutama kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan atau kontak langsung itu memang dianjurkan untuk tidak dilaksanakan. Karena kita focus bagaimana kita bisa mencegah penularan covid 19. Mudah-mudahan covid segera berlalu sehingga kita dapat melaksanakan tugas kembali dengan normal,” harapnya.

Dalam kesempatan itu Arini juga mengucapkan terimakasih kepada Inspektorat Jawa Tengah dan mengajak pihak terkait untuk melaksanakan saran dari Inspektur Jawa Tengah, terutama kepada Bappeda untuk mencermati dan merumuskan kembali kegiatan-kegiatan apakah masih relevan dengan visi misi bupati terpilih, kemudian memedomani norma standar. “ Saya ucapkan selamat bekerja, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas semoga untuk periode yang akan datang kinerja bapak/ibu sekalian bertambah baik sehingga apa yang kita capai ini dapat menjadi pertanggungjawaban kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Inspektur Jawa Tengah, Hendri Santosa.SE.,M.Si.,Ak.,CA.,CfrA.,CRP dalam paparan hasil pemeriksaan akhir masa jabatan bupati Pekalongan periode 2016 -2021 menyebut pemeriksaan berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal. Tujuan dari pemeriksaan antara lain, pertama mengevaluasi target dan capaian kinerja bupati wakil bupati Pekalongan atas visi misi yang dituangkan dalam RPJMD 2016-2021. Kedua, memberikan penilaian kinerja atas pelaksanaan RPJMD dan ketiga memberikan bahan masukan kepada bupati wakil bupati terpilih dalam penyusunan RPJMD 2021-2026 atas keberhasilan dan kelemahan kinerja pelaksanaan RPJMD 2016-2021 serta kebijakan yang dinilai kurang tepat. Adapun sasaran, kinerja atas capaian RPJMD 2016-2021 dari indikator kinerja daerah yang meliputi aspek kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah dan aspek pelayanan umum. Secara total jumlah indikator kinerja daerah ada 164, dengan rincian 102 sudah tercapai, 59 belum tercapai, dan 3 belum tersedia datanya.

Acara Paparan Hasil Pemeriksaan AMJ Bupati Pekalongan juga dihadiri Penjabat( Pj) sekda Ir Bambang Irianto.,M.Si beserta para asisten dan staf ahli, inspektur kabupaten Pekalongan Drs Ali Riza.,M.Si, serta para kepala OPD terkait ( Ar-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…