PROKES HARUS DITEGAKKAN SAAT SHOLAT IED

KAJEN – Kegiatan shalat Ied di Kabupaten Pekalongan tidak dilarang, namun semua masjid atau tempat ibadah diwajibkan untuk menerapkan standar protocol kesehatan dan ada pembatasan kapasitas jamaah di masing-masing masjid atau pembatasan tempat ibadah. Adapun untuk acara usulan dari warga masyarakat, seperti wayang kulit dan hiburan –hiburan, sementara ini masih ditunda dahulu menunggu perkembangan lebihlajut.‘’ Jadi, dari Satgas Covid-19 masih menunda kegiatan-kegiatan yang berpotensi menyebabkan kerumunan,’’ tegas Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi pada saat memantau1 pos pemeriksaan atau pos pelayanan operasi ketupat candi 2021, pada Rabu (12/5/2021) malam.

Dalam pemantauan tersebut, hadir Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, Wakil Bupati Pekalongan Ir.Hj Arini Harimurti, Kapolres Pekalongan AKBP Darno, unsur dari Kodim 0710 Pekalongan dan beberapa OPD terkait.

Bupati Asip menambahkan jumlah pemudik di Kabupaten Pekalongan sebelum adanya aturan dari pemerintah pusat itu jumlahnya sekitar 15.667 orang, dengan konsentrasi banyak ada di wilayah Kecamatan Kajen, Kandangserang dan Paninggaran.

Olehkarenanya Pemerintah kabupaten dalam rangka mengantisipasi efek negatif pemudik tadi adalah dengan melakukan upaya-upaya strategis. Diantaranya melakukan sampling atau pengecekan sampling dengan swab antigen. "Ada lima pemudik setidaknya yang terindikasi. Kemudian lima orang tersebut telah kita berikan perawatan dan sekarang berada di rumah masing-masing untuk melakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan dari dinas kesehatan kita,’’ jelasnya

Ia menambahkan bahwa saat ini situasi Kamtibmas di Kabupaten Pekalongan secara umum berjalan dengan lancar, aman dan terkendali. Dan yang menjadi konsen Satgas Covid-19 saat ini adalah bagaimana cara mengantisipasi ledakan pemudik pasca pemerintah melakukan pengetatan terhadap pemudik sejak tanggal 6 Mei 2021 kemarin.

Pantauan saat ini disamping menegaskan aparat di lapangan dan semuanya sudah bekerja dengan baik dari unsur TNI/Polri kemudian dari tim Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan unsur masyarakat yang tentunya kami sangat berterimakasih . Dan semua ini kita lakukan dalam rangka mengantisipasi agar arus orang bisa lancar, tetap menggunakan protocol kesehatan yang harus dijaga sehingga penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan ini bisa kita antisipasi sedini mungkin.

Dalam kesempatan ini Bupati Asip juga berterimakasih kepada aparat keamanan dari unsur TNI, Polri dan masyarakat yang telah membantu menjaga kondusifitas selama bulan ramadhan sampai menjelang hari raya ini.

‘’ Saya ucapkan selamat hari raya idul fitri 1442 hijriyah kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan kemudian mohon maaf lahir batin dan mohon doanya agar upaya pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 ini, sehingga tahun depan kita bisa merayakan hari raya idul fitri dengan kondisi yang normal sehingga semuanya berjalan dengan baik,’’ pungkasnya. (Lus-Kominfo)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…