Berita

KAJEN – Sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan visi-misi ‘Jalannya Halus Rejekinya Mulus’, Pemerintah Kabupaten Pekalongan merehabilitasi Jalan Lolong - Mendolo dan Jembatan Mirah, Karanganyar.

Jalan sepanjang 1 kilometer tersebut dibuat dengan anggaran 1 milyar serta perbaikan Jembatan Mirah yang dianggarkan 2 milyar.

Jalan dan Jembatan tersebut diresmikan secara simbolis oleh Bupati Pekalongan, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.

Peresmian diawali dengan penandatanganan prasasti dan juga Sebagai ungkapan rasa syukur, dirayakan dengan tradisi udik-udikan, dimana masyarakat setempat berpartisipasi dalam tradisi tersebut dengan berebut uang koin yang disebar/ dilemparkan oleh Bupati. Momen ini menjadi simbol kebersamaan warga yang ingin 'ngalap berkah' (berharap mendapat berkah) jika mendapatkan bagian dari uang tersebut.

Dalam sambutannya didepan para tamu undangan yang terdiri dari Para Kepala OPD, Forkopimcam, Unsur PKK, Para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat setempat. Bupati mengatakan bahwa jalan di Lebakbarang saat ini beberapa ruas sudah bagus, dan diharapkan bisa memberikan manfaat sesuai slogannya yakni dalane alus rejekine mulus. “sekarang Bahagia nggeh, karena jalanya sudah halus. Beberapa kali saya kesini jalannya rusak dan sekarang sudah halus,” kata Fadia.

Dikatakannya, meskipun sudah banyak yang diperbaiki, namun dirinya mengaku masih banyak jalan yang rusak di Lebakbarang, karena warisan jalan rusak banyak di Kabupaten Pekalongan. “nanti kita cek dan akan kita betulkan tahun depan. Jangan khawatir saya sebagai Bupati akan tanggung jawab, tetapi saya minta masyarakat harus sabar karena PR jalan rusak banyak sekali,” terangnya.

Selain merehabilitasi jalan, Pemkab juga memperbaiki Jembatan Mirah yang beberapa waktu yang lalu sempat putus dengan anggaran 2 milyar. “semoga dengan jalannya mulus UMKM bisa meningkat, karena salah satu tujuan kita memperbaiki jalan adalah untuk meningkatkan ekonomi warga,” pungkasnya.