Admin
Kamis, 3 Agustus 2006
Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah salah satunya ditentukan oleh kualitas pendidikan yang diperolehnya. Indikator kualitas pendidikan masyarakat adalah berupa tingkat pendidikan dan keterjangkauan pelayanan pendidikan.
Dalam rangka peningkatan pemerataan pendidikan, tahun 2005 telah dibangun, 25 lokal Ruang Kelas Baru (RKB) dari Departemen Pendidikan Nasional, 10 lokal Ruang Kelas Baru (RKB) SLTP/SM dan rehabilitasi 56 SD/MI yang terdiri dari 304 lokal dari alokasi dana APBD Kabupaten Pekalongan.
Pada tahun 2005 telah dibangun 1 Unit Sekolah Baru (USB) SLTP dari bantuan Bank Dunia 2 lokal kelas baru dari Depdiknas, rehabilitasi 92 unit SD/MI dari dana APBD Kabupaten Pekalongan. Dengan dibangunnya RKB dan rehabilitasi tersebut dapat meningkatkan angka partisipasi kasar dan angka partisipasi murni pendidikan tahun 2005.
Adapun upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam rangka meningkatkan mutu tenaga pendidik dan peserta didik diantaranya dilakukan melalui kegiatan peningkatan mutu tenaga kependidikan, kegiatan sekolah unggulan SD, SLTP dan SMA dan lomba kreativitas guru.
Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI pada tahun 2004 sebesar 11011,% menjadi 108,51% pada tahun 2005, sedangkan Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI pada tahun 2004 sebesar 94,53%, menjadi 96,50% pada tahun 2005.
Angka Partisipasi Kasar (APK) SLTP pada tahun 2004 sebesar 79,59% menjadi 79,32% pada tahun 2005, sedangkan Angka Partisipasi Murni (APM) SLTP pada tahun 2004 sebesar 77,20 % menjadi 77,67% pada tahun 2005.
Sementara untuk Angka Partisipasi Kasar (APK) SLTA mengalami peningkatan dari 33,73% di tahun 2004 naik menjadi 34,97% pada tahun 2005, sedangkan Angka Partisipasi Murni (APM) SLTA mengalami kenaikan dari 25,58% pada tahun 2004 naik menjadi 25,81% di tahun 2005.