Admin
Kamis, 3 Agustus 2006
Bidang Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk watak, pribadi dan mental serta kualitas manusia dalam menganalisis dan memberikan alternatif pemecahan masalah serta mengaplikasikannya dalam kehidupan masyarakat.
Pembangunan pendidikan diarahkan antara lain untuk pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini, Wajar dikdas 9 tahun, Pendidikan Menengah dan Pendidkan Non Formal sera Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan dan Peserta / Anak Didik.
Disamping itu juga pembangunan pendidikan juga diarahkan untuk mewujudkan pendidikan yang merata, bermutu, murah dan terjangkau, efektif dan efisien, serta dapat menghasilkan peserta / anak didik yang memiliki daya saing tinggi.
Faktor lain yang perlu mendapat perhatian dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah kependudukan, ketenagakerjaan, derajat kesehatan dan konsumsi penduduk, karena faktor tersebut secara sinergis menjadi pendukung berlangsungnya pendidikan secara baik.
Kemajuan penyediaan sarana pendidikan di Kabupaten Pekalongan sampai tahun anggaran 2007 menunjukan perkembangan yang cukup berarti. Hal ini tercermin pada peningkatan penyediaan sarana pendidikan dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA / SMK yang tersebar di seluruh kecamatan di daerah Kabupaten Pekalongan.
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tahun 2007 di Kabupaten Pekalongan telah dilaksanakan melalui kegiatan - kegiatan antara lain rehab sebanyak 475 Ruang Kelas pada 175 Sekolah. Pembangunan Ruang Kelas Baru ( RKB ) pada 12 Sekolah. Pembangunan Unit Sekolah Baru SMA Kandangserang. Pembangunan Laboratorium IPA untuk SMP dan Bahasa untuk SMA, penyediaan Alat laboratorium dan alat peraga IPA, bahasa dan matematika untuk SMA, penyediaan Mebelair untuk SD/MI sebanyak 15 unit, SMP / MTs sebanyak 5 unit, SMA/MA/SMK sebanyak 3 unit dan rehab Islamic Centre.
Namun walaupun demikian catatan keberhasilan dalam penyediaan sarana dan prasarana tersebut diatas tidak secara otomatis dapat mengatasi permasalahan / persoalan pendidikan di Kabupaten Pekalongan, masih panjang catatan - catatan yang dihadapi dalam dunia pendidikan seperti masih banyaknya gedung-gedung yang rusak sehingga kurang memenuhi standar pendidikan, masih banyaknya penduduk kurang mampu / miskin yang tidak dapat mengenyam pendidikan, tradisi belajar / mengajar yang kurang antsipatif terhadap perkembangan zaman dan cara pandang sebagian masyarakat terhadap kelangsungan pendidikan nasional juga menjadi permasalahan di Kabupaten Pekalongan.
Dari permasalahan pendidikan tersebut diatas, maka tantangan yang perlu dijawab dengan segera adalah sbb :
a. Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
b. Tercapainya program pendidikan Wajib Belajar 9 Tahun bagi seluruh anak usia sekolah serta semakin meningkatnya jumlah siswa yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
c. Mampu mengembangkan sistem pendidikan yang dinamis, profesional dan proporsional.
| APK | Tahun 2006 | Tahun 2007 |
| SD/MI | 108,45% | 106,30% |
| SLTP | 85,93% | 89,93% |
| SLTA | 36,97% | 39,81% |
ANGKA PARTISIPASI MURNI
| APM | Tahun 2006 | Tahun 2007 |
| SD/MI | 97,35% | 98,24% |
| SLTP | 81,42% | 83,74% |
| SLTA | 26,73% | 28,78% |
JUMLAH TAMATAN SLTA
| Tahun | Jumlah Siswa |
| 2006 | 3.997 |
| 2007 | 4.122 |
Prosentase Tamatan SLTA 3,13%
JUMLAH TAMATAN SLTP
| Tahun | Jumlah Siswa |
| 2006 | 10.491 |
| 2007 | 9.541 |
JUMLAH TAMATAN SD/MI
| Tahun | Jumlah Siswa |
| 2006 | 17.329 |
| 2007 | 17.973 |
Prosentase Tamatan SD/MI 3,72%
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
Besar dana BOS yang diterima oleh sekolah/madrasah/ponpes dihitung berdasarkan jumlah siswa dengan ketentuan:
(a) SD/MI/SDLB/Salafiyah/sekolah agama non Islam setara SD sebesar Rp.254.000,-/siswa/tahun.
(b) SMP/MTs/SMPLB/ Salafiyah/ sekolah agama non Islam setara SMP sebesar Rp. 354.000,-/ siswa / tahun.
Pelaksanaan Dana BOS
1. Periode Januari-Juni 2007: Pencairan I ( Januari- Februari ). Untuk SD/MI, ada 550 buah dengan jumlah siswa 95.023 sebesar Rp. 6.081.472.000,- sementara SDLB ada 1 buah dengan jumlah siswa 65 sebesar Rp. 2.730.000,- Untuk SMP/MTs ada 62 buah dengan jumlah siswa 26.748 sebesar Rp. 2.367.198.000,- sementara SMPLB kosong. Sehingga jumlah total pencairan I periode ini sebesar Rp. 8.451.4000.000,-.
2. Periode Januari-Juni 2007: Pencairan II ( Maret). Untuk SD/MI, ada 550 buah dengan jumlah siswa 94.966 sebesar Rp. 1.994286.000,- sementara SDLB ada 1 buah dengan jumlah siswa 65 sebesar Rp. 1.365.000. Untuk SMP/MTs, ada 62 buah dengan jumlah siswa 26.754 sebesar Rp. 789.243.000,- sementara SMPLB kosong. Sehingga jumlah total pencairan II periode ini sebesar Rp. 2.784.894.000,-
3. Periode Januari - Juni 2007: Pencairan III ( April- Juni ). Untuk SD/MI, ada 550 buah dengan jumlah siswa 95.023 sebesar Rp. 6.081.472.000,- sementara SDLB ada 1 buah dengan jumlah siswa 65 sebesar Rp. 2.730.000,-Untuk SMP/MTs, ada 62 buah dengan jumlah siswa 26.748 sebesar 2.367.198.000,- sementara SMPLB kosong. Sehingga jumlah total pencairan III periode ini sebesar Rp.8.451.400.000,-.
3. Periode Juli - Desember 2007: Pencairan I (Juli -September ). Untuk SD/MI, ada 550 buah dengan jumlah siswa 95.023 sebesar Rp. 6.081.472.000,- sementara SDLB ada 1 buah dengan jumlah siswa 65 sebesar Rp. 2.730.000,-Untuk SMP/MTs, ada 62 buah dengan jumlah siswa 26.748 sebesar Rp. 2.367.198.000,- sementara SMPLB kosong. Sehingga jumlah total pencairan I periode ini sebesar Rp. 8.451.400.000,-.
4. Periode Juli-Desember 2007: Pencairan II (Oktober - Desember). Untuk SD/MI, ada 549 buah dengan jumlah siswa 91.963 sebesar Rp. 5.839.650.500,- sementara SDLB ada 1 buah dengan jumlah siswa 67 sebesar Rp. 4.254.500,-Untuk SMP/MTs, ada 68 buah dengan jumlah siswa 29.541 sebesar Rp. 2.614.378.500,- sementara SMPLB ada 12 buah dengan jumlah siswa 1.480 sebesar Rp. 130.980.000,-. Sehingga jumlah total pencairan I periode ini sebesar Rp. 8.589.263.500,-.
Adapun besarnya anggaran untuk Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) dan Bantuan Khusus Murid ( BKM ) tahun 2007 adalah sebagai berikut:
Juml. Anggaran :
BOS SD Rp 24.008.966.000
BOS SMP Rp 9.856.982.500
BKM SMA/SMK Rp 1.233.960.000
(Sumber Buku Profil, Potensi, Peluang Investasi dan Kebijakan Pembangunan Kabupaten Pekalongan Tahun 2007)