Admin
Rabu, 18 Agustus 2010
Pendidikan merupakan bagian integral dari pembangunan. Pendidikan dapat dijadikan indikator kemajuan suatu bangsa. Pendidikan adalah salah satu faktor untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Karena pembangunan tidak bisa mengandalkan pada sumber daya alam semata-mata, maka usaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mutlak diperlukan. Dengan pendidikan kualitas penduduk akan meningkat dan menjadi lebih baik. Makin tinggi tingkat pendidikan suatu bangsa, maka semakin tinggi pula tingkat kemajuan bangsa tersebut.
Di Kabupaten Pekalongan untuk tingkat pendidikan pra sekolah ( TK ) yang terdaftar di Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan tahun 2009 mengalami kenaikan jumlah sekolah. Demikian juga dengan jumlah kelas dan murid mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. Jumlah sekolah naik 1,73 persen, jumlah kelas naik 10,37 persen, jumlah murid naik 12,82 persen, akan tetapi justru jumlah guru mengalami penurunan 4,78 persen. Sementara itu untuk RA/BA yang tercatat di Kantor Departemen Agama Kabupaten Pekalongan, jumlah guru dan muridnya mengalami kenaikan dengan jumlah sekolah yang masih tetap. Untuk Diniyah Awaliyah pada tahun 2009 jumlah sekolah dan muridnya berkurang, tapi jumlah gurunya bertambah.
Untuk tingkat pendidikan dasar SD pada tahun 2009 mengalami penurunan jumlah sekolah dan murid, sedangkan jumlah guru naik 91 orang. Untuk sekolah MI, terjadi kenaikan jumlah sekolah dan jumlah guru, sedangkan jumlah muridnya semakin berkurang. Pada tahun 2009 untuk tingkat SLTP terjadi peningkatan untuk jumlah sekolah, murid, dan guru. Perkembangan yang sama terjadi untuk tingkat pendidikan SLTA, dimana baik jumlah sekolah, kelas, maupun muridnya terjadi peningkatan yang relatif besar, tapi untuk gurunya justru mengalami penurunan.
Demikian pula untuk jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah terjadi peningkatan baik pada jumlah kelas, guru maupun muridnya, meskipun tidak ada penambahan jumlah sekolah. Lain halnya dengan Madrasah Aliyah yang hanya mengalami peningkatan jumlah muridnya saja. Sementara jumlah gurunya justru mengalami penurunan. Seiring dengan meningkatnya pembangunan dibidang pendidikan, ada 3 perguruan tinggi Kabupaten Pekalongan yaitu STIKES Muhammadiyah, Akademi Analis Kesehatan ( AAK ) dan POLITEK Muhammadiyah.
Pada tahun 2009 di Kabupaten Pekalongan ini ada 7 Pondok Pesantren yang baru. Hal ini ditunjukkan oleh ada peningkatan jumlah pondok pesantren sebesar 6,48 persen dibanding tahun 2008 lalu dan juga jumlah santri sebesar 19,21 persen atau 2.600 santri.
Sumber : Kabupaten Pekalongan Dalam Angka (DDA Th.2009, Bappeda & BPS Kabupaten Pekalongan).