KAJEN - Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si menargetkan infrastruktur berupa jalan di daerah atas atau wilayah pegunungan Kota Santri mulus pada tahun 2020. Demikian disampaikan dalam acara Silaturahmi dan Doa Bersama Tokoh Masyarakat Kabupaten Pekalongan bersama Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH ,M.Si di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Minggu (26/5/2019) malam.
"Masyarakat di daerah atas seperti Kandangserang, Lebakbarang jangan khawatir. Nanti 2020 insya Allah jalan di daerah atas akan mulus," katanya.
Sehubungan dengan infrastruktur perekonomian Pemkab Pekalongan sudah membangun enam pasar dalam tiga tahun terakhir. Selanjutnya program peningkatan hasil panen tanaman padi di daerah atas juga sudah menunjukkan hasil positif. Biasanya, kata bupati, hasil panen per hektare sawah tanaman padi hanya bisa menghasilkan 3 ton, pada tahun 2018 hasil panennya sudah mencapai 6 ton.
"Saya juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat atas peranannya menurunkan angka kemiskinan. Penurunan angka kemiskinan dari sekitar 12,98 persen sekarang turun menjadi 10,06 persen," ujar Bupati.
Di samping ada penurunan angka kemiskinan, selama tiga tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan juga menunjukkan angka positif pada posisi 5,35. Angka ini, lanjut bupati di atas angka pertumbuhan ekonomi nasional pada posisi 5,17.
Salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Pekalongan, Bisri Romly yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi PKB pada kesempatan menghadiri acara tersebut mengapresiasi positif atas capaian prestasi pembangunan selama tiga tahun terakhir ini.
Terutama keberhasilan peningkatan hasil panen lahan pertanian sawah tanaman padi di daerah atas yang tadinya satu hektar hanya 3 ton, sekarang bisa mencapai 6 ton. "Mudah-mudahan pak bupati bisa terus menjadi pemimpin yang bagus," katanya.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : aris