Admin
Jumat, 25 Juli 2025


Kajen - Sebanyak 63 proposal dari 137 pemuda dinyatakan lolos administrasi dalam Lomba Ide Bisnis Pemuda Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2025, hal ini dinyatakan oleh Wahyu Kuncoro (Kepala Dinporapar Kab. Pekalongan) melalui Kabid Kepemudaan Ari Lanang, 24 Juli 2025.
Ari lanang menyampaikan bahwa dalam rangka mempersiapkan generasi emas 2045 yang kompetitif, maka Dinporapar Kab. Pekalongan menyelenggarakan Lomba ide Bisnis Pemuda. Dengan tema Inovasi bisnis sekarang, sukses masa depan, Lomba ini dimaksudkan untuk menggali dan menanamkan jiwa kewirausahaan bagi kalangan pemuda, untuk senantiasa berkarya, berkreasi dan berinovasi di dalam berwirausaha.
“Bonus demografi yang terjadi kan dapat menjadi potensi namun juga bisa menjadi masalah, oleh sebab itu pemuda perlu dipersiakan sejak dini pemuda untuk berwira usaha, jangan sampai banyak pengangguran, lomba ini diharapkan dapat membentuk pemuda berkreasi yang tidak hanya menunggu lapangan pekerjaan, namun justru menciptakan lapangan kerja baru dengan wira usaha” tandas Ari lanang
Adapun Lomba ide binis ini terbagi atas 2 kategori, pelajar dan umum, Dimana pesertanya adalah dari pelajar dan pemuda warga Kabupaten Pekalongan usia 16 – 30 Tahun.
Dari 63 proposal yang masuk kemudian akan disaring menjadi 10 finalis terbaik dengan komponen penilaian meliputi, deskripsi usaha, kreativitas produk, aspek pemasaran, proyeksi keuangan dan kelayakan usaha. Sepuluh finalis tersebut kemudian wajib mengikuti kegiatan Jong Entrepreneur School atau Sekolah Wirausaha Pemuda (JES) selama 3 hari.
Melalui kegiatan JES ini finalis akan mendapatkan materi bukan hanya hard skill, namun sampai soft skill dalam berwirausaha agar terbentuk pemuda yang siap berbisnis..
Lebih lanjut Ari lanang menegaskan masyarakat diharapkan dapat memberikan masukan terkait dengan produk hasil ide bisnis pemuda ini secara langsung pada saat digelar pameran hasil produk lomba pada acara care free day di komplek alun-alun kajen yang direncanakan pada hari minggu, tanggal 3 Agustus 2025. Pameran ini sekaligus sebagai uji coba pasar terhadap produk dan sekaligus menerima masukan dari Masyarakat” tandasnya.
Dalam rangka memberikan penghargaan bagi para juara, Pemerintah Kabupaten Pekalongan memberikan alokasi uang pembinaan sebagai bantuan modal dengan jumlah total 50 juta rupiah.