Admin
Jumat, 14 Maret 2025


KAJEN - Akses jalan menuju wilayah Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, yang sempat terputus akibat bencana alam, kini mulai pulih. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, saat diwawancarai usai melakukan tinjauan pasar pada Rabu (13/03/2025).
"Update Petung jembatan Tembelan itu sudah bisa dilewati roda empat," ujar Yulian Akbar. Ia menambahkan bahwa dari laporan yang diterima, masih ada empat dukuh yang belum bisa dilewati kendaraan roda empat, yaitu Dukuh Wonodadi, Songgodadi, dan Sitipis. "Karena jembatan dan jalannya yang masih putus, dua dukuh yang belum bisa diakses roda empat, kalau roda dua sih bisa," jelasnya.
Dengan dibukanya akses jalan ini, pemerintah Kabupaten Pekalongan akan fokus pada pembangunan jembatan permanen. "Bailey ini kan sebenarnya cuma sementara, nanti akan konsolidasi dengan pemerintah pusat dengan BNPD," kata Sekda.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mengusulkan dana sebesar Rp 108 miliar untuk pembangunan jembatan permanen di wilayah Petungkriyono dan daerah lain yang terdampak bencana. "Kalau bisa kita kelola dengan APBD, kita kelola, tapi kalau dengan pemerintah provinsi ya kita kerja sama dengan pemerintah provinsi," ungkapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait bantuan rumah bagi warga yang terdampak. "Terus terkait rumah kita juga sudah koordinasi dengan Kementerian Sosial," imbuh Yulian Akbar.
Pemulihan akses jalan dan pembangunan jembatan permanen ini diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas masyarakat di wilayah Petungkriyono dan sekitarnya.