Admin
Minggu, 5 April 2026


KEDUNGWUNI – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) menggelar Dialog Pendidikan bertema “Menata Pondasi Belajar : Menciptakan Sekolah Aman, Nyaman dan Bermartabat Bagi Guru dan Siswa” bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Rektorat UMPP Lantai 7, Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (3/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Mendikdasmen RI hadir didampingi Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S. Dialog pendidikan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah SMP, SMA/SMK/MA negeri dan swasta, kepala sekolah Muhammadiyah, unsur Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten Pekalongan, perwakilan organisasi pendidikan, serta sivitas akademika UMPP.
Rektor UMPP, Dr. Nur Izzah, S.Kp., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mendikdasmen RI dan Plt. Bupati Pekalongan. Ia menjelaskan bahwa dialog pendidikan ini merupakan wadah strategis untuk memperkuat sinergi seluruh elemen dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman.
“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan semangat kita semua yang saat ini berjuang untuk memajukan pendidikan di Indonesia,” ungkap Dr. Nur Izzah.
Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. dalam arahannya menekankan pentingnya menata pondasi belajar sejak dini dengan menciptakan ekosistem sekolah yang ramah, bebas kekerasan, serta menghargai martabat guru dan siswa. Menurutnya, sekolah yang aman dan nyaman akan melahirkan generasi yang lebih unggul serta berkarakter.
Sementara itu, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendukung penuh upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, serta masyarakat.
Dialog pendidikan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan Mendikdasmen RI, membahas berbagai isu pendidikan, mulai dari penguatan karakter, perlindungan terhadap guru dan siswa, hingga upaya menciptakan sekolah yang bermartabat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam menciptakan sekolah yang menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan potensi siswa secara optimal, sekaligus memberikan ruang yang layak dan bermartabat bagi para guru sebagai pendidik.