Admin
Selasa, 21 April 2026


KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dengan mengusung tema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi”, bertempat di Aula Setda Lantai 1 Kajen, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah serta mendorong kesetaraan gender di berbagai bidang kehidupan.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, yakni Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Dr. Galuh Kirana Dwi Areni, S.S., M.Pd., Hakim Pengadilan Agama Kajen Ulfa Nurwindiasari, S.H.I., serta akademisi dari Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro, Dr. Phil. Nuriyatul Lailiyah, S.Sos, M.I.Kom.
Peringatan Hari Kartini ini diikuti oleh perwakilan organisasi perempuan, perangkat daerah terkait, para pelaku UMKM, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu pemberdayaan perempuan.
Plt. Bupati Pekalongan yang diwakilkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pekalongan, Dra. Siti Masruroh, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Ia menegaskan bahwa perempuan saat ini telah terbukti memiliki peran strategis, baik sebagai pilar ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, pemimpin komunitas, inovator, maupun pelaku usaha.
“Perempuan memiliki kontribusi besar dalam memperkuat ketahanan keluarga dan kemajuan daerah. Karena itu, sinergi dan kolaborasi organisasi perempuan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Siti Masruroh juga mengajak seluruh organisasi perempuan untuk turut berperan aktif dalam mengatasi berbagai persoalan sosial yang masih menjadi perhatian, di antaranya pernikahan dini, stunting, hingga peningkatan keterwakilan perempuan dalam bidang politik.
Ia menyebutkan, berdasarkan data hingga Maret 2026, angka pernikahan dini di Kabupaten Pekalongan masih cukup tinggi. Selain itu, prevalensi stunting juga masih perlu ditekan agar dapat mencapai target nasional.
“Dengan sinergi bersama, kita optimistis persoalan-persoalan tersebut dapat diatasi secara bertahap, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Dr. Galuh Kirana Dwi Areni, menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga yang berkualitas. Menurutnya, semangat Kartini harus terus ditanamkan sebagai inspirasi lintas generasi, terutama bagi perempuan muda agar mampu menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, dan berkontribusi bagi lingkungan.
Dalam sesi pemaparan materi, Hakim Pengadilan Agama Kajen Ulfa Nurwindiasari, S.H.I. turut mengulas persoalan pernikahan dini dari aspek hukum dan sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan edukasi dan pendampingan kepada remaja agar mampu merencanakan masa depan secara lebih matang.
Sedangkan Dr. Phil. Nuriyatul Lailiyah dari Universitas Diponegoro memaparkan pentingnya komunikasi publik dan literasi media dalam mendukung pemberdayaan perempuan. Ia menekankan bahwa perempuan perlu memiliki ruang yang lebih luas dalam menyuarakan aspirasi serta meningkatkan kapasitas diri agar mampu beradaptasi di era digital.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta turut menyampaikan berbagai pandangan dan pengalaman seputar peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, maupun pembangunan daerah.
Melalui peringatan Hari Kartini Tahun 2026 ini, Pemkab Pekalongan berharap semangat perjuangan R.A. Kartini dapat terus hidup dan menjadi inspirasi lintas generasi dalam mewujudkan perempuan yang tangguh, berdaya, serta berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Pekalongan.