Admin
Jumat, 5 Juni 2026


TIRTO – Turnamen Sepak Bola Silirejo Cup 2026 resmi berakhir dengan laga final yang berlangsung sengit dan penuh tensi di Lapangan Sepak Bola Desa Silirejo, Kecamatan Tirto, Jumat 5 Juni 2026. Ambokembang FC sukses keluar sebagai juara setelah menaklukkan Persepa FC melalui adu penalti dengan skor 6-5.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, yang hadir langsung menyaksikan partai puncak memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung selama satu bulan tersebut. Menurutnya, Silirejo Cup tidak sekadar menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat kepada Ambokembang yang telah memenangkan kompetisi sebulan penuh. Selamat juga kepada Pangkah yang telah berupaya menembus final dan menjadi runner-up. Semuanya berkompetisi dengan penuh sportivitas. Ini menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.
Ia menilai semangat sportivitas yang ditunjukkan para pemain, ofisial, maupun suporter selama turnamen berlangsung menjadi modal penting dalam membangun iklim olahraga yang sehat di Kabupaten Pekalongan. Kondisi tersebut juga menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola tingkat desa mampu digelar secara tertib dan kondusif.
Sukirman juga memberikan penghargaan kepada panitia penyelenggara, Pemerintah Desa Silirejo, serta aparat keamanan yang telah mengawal jalannya pertandingan sejak babak awal hingga final. Berkat kerja sama seluruh pihak, turnamen dapat berlangsung aman dan jauh dari gangguan yang berpotensi mengganggu jalannya kompetisi.
“Seluruh panitia yang bekerja sudah sangat luar biasa. Kepada unsur keamanan juga kami sampaikan terima kasih karena kompetisi ini selama satu bulan penuh berjalan tertib, penuh kedamaian, dan penuh persaudaraan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan, Ahmad Ridhowi menyoroti dampak ekonomi yang muncul selama gelaran Silirejo Cup 2026. Ramainya penonton yang hadir setiap pertandingan dinilai turut menggerakkan aktivitas pelaku usaha kecil, mulai dari pedagang makanan, minuman, hingga berbagai usaha lainnya di sekitar lokasi pertandingan.
“Dengan sepak bola ternyata tidak hanya membuat persaudaraan semakin erat, tetapi perekonomian juga tumbuh. Luar biasa perputaran keuangan yang kita lihat selama kompetisi Silirejo Cup 2026 ini,” terangnya.
Partai final sendiri berlangsung menarik dan mengundang antusiasme ribuan penonton, Kedua tim saling menampilkan permainan menyerang hingga pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Ambokembang FC akhirnya tampil lebih tenang dan memastikan kemenangan 6-5 atas Persepa FC.
Penutupan Silirejo Cup 2026.
Kesuksesan turnamen ini diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus mengembangkan kompetisi olahraga yang mampu melahirkan bibit atlet sekaligus menggerakkan ekonomi masyaraka