Admin
Minggu, 28 Juni 2026


KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa. Oleh karena itu, peran ayah dan ibu harus berjalan beriringan dalam mendidik serta membesarkan anak-anak. Hal tersebut disampaikan usai memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Kabupaten Pekalongan di Lapangan Belakang Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (29/6/2026).
Dalam peringatan Harganas tahun ini yang mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", Sukirman menyampaikan bahwa tema tersebut menjadi pengingat sekaligus evaluasi bagi seluruh keluarga agar semakin memperkuat peran masing-masing dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
"Keluarga adalah fondasi kita dalam memajukan negeri ini. Pembangunan bangsa tidak akan berhasil tanpa keluarga yang kuat dan berkualitas. Tema Ayah Wajib Hadir menjadi pengingat bahwa membangun keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab seorang ibu, tetapi juga membutuhkan kehadiran dan keterlibatan aktif seorang ayah," ujarnya.
Menurut Sukirman, kehadiran ayah tidak hanya dimaknai sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai sosok yang turut mendampingi proses tumbuh kembang anak. Ia menilai pembagian peran dalam keluarga harus dibangun melalui kesepakatan bersama tanpa menghilangkan tanggung jawab masing-masing.
"Memang ayah memiliki tanggung jawab bekerja dan ibu mengurus rumah tangga, tetapi pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran ayah dalam mendidik, membentuk karakter, memberikan pendidikan mental dan spiritual, hingga memperhatikan kesehatan anak sangat penting untuk mewujudkan keluarga yang harmonis," jelasnya.
Lebih lanjut, Sukirman mengajak seluruh keluarga di Kabupaten Pekalongan untuk merencanakan kehidupan keluarga dengan baik, mulai dari pendidikan anak, pembentukan karakter, hingga menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Menurutnya, sinergi antara ayah dan ibu akan menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang berkualitas.
Secara pribadi, Sukirman juga mengungkapkan bahwa keluarga memiliki arti yang sangat penting dalam kehidupannya. Ia menyebut keluarga sebagai penopang sekaligus sumber semangat dalam meraih cita-cita.
"Bagi saya, keluarga adalah penopang kehidupan. Tanpa keluarga, kita seperti nakhoda yang kehilangan arah dan tujuan. Karena itu, keluarga menjadi tempat kita berpijak sekaligus sumber motivasi dalam menjalani kehidupan," pungkasnya.
Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).