Admin
Jumat, 3 Juli 2026


KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen menindaklanjuti berbagai inovasi yang dihasilkan mahasiswa Universitas Pekalongan (Unikal) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Periode II Tahun Akademik 2025/2026. Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., saat menghadiri Penarikan dan Expo KKN Tematik PPM di Aula Krajan, Kantor Kecamatan Karanganyar, Jumat (3/7/2026).
Dalam expo tersebut, mahasiswa menampilkan beragam produk inovatif hasil pemanfaatan potensi lokal dan pengelolaan limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Di antaranya kerajinan dari tutup botol plastik, pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dan sabun, hingga pengolahan limbah kain jeans menjadi berbagai produk kerajinan.
Plt. Bupati Sukirman mengapresiasi kreativitas mahasiswa yang dinilai mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
"Mahasiswa mampu mengubah barang yang sebelumnya dianggap limbah menjadi produk yang memiliki nilai jual. Kreativitas seperti ini harus terus didukung dan dikembangkan," ujarnya.
Menurut Sukirman, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah bersepakat dengan Universitas Pekalongan untuk menindaklanjuti hasil-hasil inovasi tersebut melalui kolaborasi bersama perangkat daerah terkait, sehingga dapat berkembang menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang produktif.
Ia menjelaskan, berbagai inovasi yang ditampilkan mahasiswa tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mampu menggali potensi lokal, seperti pemanfaatan bunga telang menjadi minuman herbal dan produk pangan lainnya.
"Mahasiswa mampu melihat peluang dari lingkungan sekitar, baik dari sisi ketahanan pangan maupun pengelolaan sampah. Ini merupakan terobosan yang patut diapresiasi dan perlu mendapat pendampingan agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Pekalongan, Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN Tematik tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menghasilkan berbagai inovasi yang layak dikembangkan secara berkelanjutan.
Ia mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan agar produk-produk kreativitas mahasiswa dapat memperoleh pendampingan dan dikembangkan menjadi produk unggulan masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan limbah menjadi produk bernilai ekonomi merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekaligus upaya mendorong ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Rektor juga menegaskan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan visi Universitas Pekalongan dalam mewujudkan green campus melalui berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk penguatan melalui program UI GreenMetric.
Selain itu, Unikal bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama ini juga terus memperkuat program pengabdian kepada masyarakat melalui desa-desa binaan yang diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah tersebut, diharapkan inovasi yang lahir dari mahasiswa tidak berhenti pada pelaksanaan KKN semata, melainkan mampu menjadi solusi nyata dalam pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan UMKM di Kabupaten Pekalongan.
Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).