Admin
Rabu, 10 Desember 2025


KAJEN - Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M didampingi Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Pabung Kodim 0710/Pekalongan Mayor Cpl. Yulian Cahyono, Sekda M. Yulian Akbar, S. Sos., M. Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Anis Rosidi, S. Sos., M. Si, Kepala Dinas terkait dan perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pekalongan, melakukan tinjauan langsung ke pasar Induk Kajen pada Rabu (10/12/2025) siang guna memantau stabilitas harga jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun baru 2026.
Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M Menyampaikan kepada awak media setelah selesai melakukan pemantauan harga sembako seperti beras, cabai dan sayuran, ayam dan daging. Hasilnya yang mengalami kenaikan cukup tajam adalah cabai.
"Dari hasil pantauan kami bersama Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Sekda dan juga BPS Kabupaten Pekalongan jelang perayaan Natal dan tahun Baru bahwa harga di pasar Kajen masih stabil hanya yang mengalami kenaikan adalah cabai dan bawang merah," ujar Bupati Fadia Arafiq kepada tim media
Dalam dialog bersama salah satu pedagang pasar induk kajen Winarti, per tanggal 10 Desember 2025 harga cabai rawit setan udah mencapai Rp90.000 per kilogram . Padahal pada bulan November lalu hanya sekitar Rp20.000 per kilogram. Kenaikan ini sudah dimulai sejak awal Desember lalu.
"Saat ini yang mengalami lonjakan cabai Bu, sekarang sembilan puluh ribu rupiah per kilogram-nya beberapa juga bawang merah mengalami kenaikan," keluh Winarti kepada Bupati Fadia Arafiq.
Setelah melihat kondisi di lapangan Pihak pemerintah kabupaten Pekalongan berencana mengadakan pasar murah jika kenaikan harga sembako masih terjadi. "Harapan kami setelah dilakukan pasar murah sebagai bentuk subsidi kepada masyarakat harga bisa kembali stabil," lanjutnya.