Admin
Minggu, 30 Agustus 2026


SRAGI – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan indeks pertanaman guna memperkuat produksi pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.
Upaya tersebut dilakukan melalui Gerakan Tanam Serempak 70.000 hektare yang dilaksanakan secara serentak di 20 provinsi, Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan berada di Desa Sumub Lor, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (31/8/2026).
Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang, Raden Hermawan, mengatakan Kabupaten Pekalongan ditetapkan sebagai lokasi percontohan atau pilot project untuk mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam gerakan tanam serempak tersebut.
“Program gerakan tanam serempak 70.000 hektare ini dilaksanakan secara serentak di 27 provinsi. Untuk Jawa Tengah, Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu lokasi pilot project,” ujar Raden Hermawan.
Menurutnya, gerakan tanam serempak merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mengoptimalkan lahan pertanian yang ada. Peningkatan frekuensi tanam diharapkan dapat mendongkrak produktivitas lahan sekaligus menjaga ketersediaan pangan nasional.
Dukungan pemerintah pusat juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan Yudi Himawan menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan Kementerian Pertanian dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di daerah.
“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Pekalongan. Dukungan ini sangat membantu dalam upaya meningkatkan indeks pertanaman,” kata Yudi.
Ia menambahkan, dampak program tersebut mulai terlihat di tingkat desa. Di Desa Sumub Lor, indeks pertanaman saat ini telah mencapai tiga kali tanam dalam setahun yang sebenarnya hanya satu kali tanam.
“Di Desa Sumub Lor sekarang sudah mencapai tiga kali tanam, dengan luasan sekitar 100 hektare per tahun,” jelasnya.
Ditambahkan, Peningkatan indeks pertanaman menjadi salah satu strategi penting dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian. Dengan pola tanam yang lebih intensif dan dukungan teknologi serta pendampingan, produksi pertanian diharapkan terus meningkat.
Melalui Gerakan Tanam Serempak 70.000 hektare, Kementan menargetkan optimalisasi lahan dapat dilakukan secara lebih luas dan terintegrasi.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.
Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).