Admin
Rabu, 9 September 2026


BUARAN – Perbaikan ruas Jalan Pasar Bligo-Pakumbulan mulai membawa perubahan nyata bagi warga. Setelah sebelumnya dipenuhi kerusakan dan lubang, kondisi jalan yang kini lebih mulus membuat mobilitas masyarakat kembali lancar sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi yang sempat terdampak.
Rahmat, pedagang tahu di Pasar Bligo, Kecamatan Buaran, mengaku lega melihat jalan yang selama ini menjadi akses utama warga kini telah diperbaiki. Kondisi jalan yang lebih baik membuat perjalanan masyarakat menjadi lebih nyaman.
“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah diperbaiki dan halus. Mobilitas warga jadi lancar dan tidak berdebu seperti sebelumnya,” kata Rahmat, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, kerusakan jalan bukan sekadar persoalan kenyamanan berkendara. Kondisi jalan yang buruk juga berpengaruh terhadap aktivitas warga yang setiap hari melintas maupun berbelanja di kawasan Pasar Bligo.
Dampak serupa dirasakan Nafisa, pemilik warung makan yang berada di depan SMP Negeri 1 Buaran. Ia menyebut kondisi jalan yang rusak dan berlubang sebelumnya membuat warungnya kehilangan sebagian pelanggan.
“Dulu sempat sepi karena akses jalan rusak dan berlubang. Setelah diperbaiki, warung makan kembali ramai pembeli,” ujar Nafisa.
Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa kualitas infrastruktur jalan memiliki kaitan langsung dengan denyut ekonomi masyarakat. Ketika akses terganggu, pedagang ikut merasakan dampaknya. Sebaliknya, ketika jalan kembali nyaman dilalui, aktivitas perdagangan perlahan bergerak lagi.
Perbaikan ruas tersebut ditinjau langsung Plt Bupati Pekalongan Sukirman bersama jajaran dinas terkait pada Rabu (9/9/2026). Pemkab memastikan perbaikan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten dilakukan secara bertahap.
Sukirman mengatakan, perbaikan infrastruktur dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah merespons aspirasi masyarakat. Jalan yang rusak menjadi salah satu persoalan yang terus mendapat perhatian karena menyangkut kepentingan mobilitas warga.
“Hari ini kita tinjau jalan di depan SMP Negeri 1 Tirto dan ruas Jalan Pasar Bligo-Pakumbulan sepanjang 900 meter. Ini merupakan jalur alternatif yang padat setiap hari,” jelas Sukirman.
Ruas Pasar Bligo-Pakumbulan dinilai memiliki peran strategis karena menghubungkan wilayah Kecamatan Buaran dengan Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Padatnya aktivitas kendaraan menjadikan kondisi jalan sangat menentukan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Sukirman menegaskan, pemerintah tidak akan memperbaiki seluruh jalan secara bersamaan karena keterbatasan kemampuan anggaran. Namun, ruas-ruas yang menjadi kewenangan Pemkab Pekalongan akan ditangani secara bergantian sesuai kebutuhan dan prioritas.
“Secara bergantian jalan-jalan kewenangan Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan diperbaiki. Upaya ini sebagai langkah merealisasikan aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).