Admin
Kamis, 10 September 2026


KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar malam keakraban (makrab) bersama para rektor UIN se-Jawa dan Madura yang hadir dalam rangka mendampingi mahasiswa mengikuti Pekan Olahraga, Seni, Ilmiah Se-Jawa Madura (Porsi Jawara) II 2026, Kamis (10/9/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan jajaran perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menyampaikan apresiasi kepada para rektor yang telah memilih Kabupaten Pekalongan sebagai lokasi penyelenggaraan Porsi Jawara II 2026.
Menurut Sukirman, kehadiran para rektor, mahasiswa, dan pendamping dari berbagai daerah memberikan pengalaman berharga bagi Kabupaten Pekalongan. Terlebih, Porsi Jawara II 2026 yang berlangsung di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan pada 9–13 September 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membawa dampak positif bagi aktivitas masyarakat.
"Terus terang saja, kami introspeksi. Fasilitas di Kabupaten Pekalongan, khususnya sarana olahraga, masih cukup tertinggal. Gedung-gedung yang representatif dan tempat penginapan juga masih terbatas," ujar Sukirman.
Meski demikian, ia mengapresiasi Rektor UIN Gus Dur, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., yang berani menjadi tuan rumah Porsi Jawara II 2026. Menurutnya, keterbatasan fasilitas tidak mengurangi semangat untuk menyukseskan kegiatan berskala Jawa dan Madura tersebut.
Sukirman juga melihat kehadiran peserta sebagai peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Selama pelaksanaan Porsi Jawara II, warung makan, toko batik, guesthouse, hingga rumah warga yang disewakan ikut mendapatkan manfaat.
"Ekonomi kami pasti terbantu. Warung-warung warga pasti tambah laris, toko-toko batik juga insyaallah tambah laris. Guesthouse dan rumah-rumah penduduk ternyata banyak yang disewa," katanya.
Pada makrab kali ini juga dimanfaatkan Plt. Bupati Sukirman untuk memperkenalkan potensi dan prestasi dari Kabupaten Pekalongan, meliputi destinasi wisata dan kerajinan serta penghargaan yang pernah diraih oleh kabupaten Pekalongan. Diantaranya Wisata Alam Petungkriyono, Batik, Kuliner Sego Megono, Tauto, dan penghargaan peringkat pertama dalam penurunan angka prevalensi stunting tingkat Jawa Tengah.
Sementara itu, Rektor UIN Gus Dur Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan atas kerja sama yang selama ini terjalin dengan UIN Gus Dur.
Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
"Atas nama pimpinan UIN Gus Dur, saya menyampaikan terima kasih atas kerja samanya selama ini dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kerja sama ini mudah-mudahan bisa membawa manfaat, terutama untuk Kabupaten Pekalongan," ungkap Zaenal.
Zaenal juga menyampaikan besarnya keterkaitan UIN Gus Dur dengan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Dari total 13.579 mahasiswa, hampir 60 persen berasal dari Kabupaten Pekalongan. Sementara lainnya berasal dari Kota Pekalongan, Batang, Pemalang, serta berbagai daerah lainnya.
Menurutnya, UIN Gus Dur saat ini memiliki mahasiswa yang berasal dari 28 provinsi dan empat negara. Meski demikian, mahasiswa asal Kabupaten Pekalongan tetap menjadi kelompok terbesar.
Melalui makrab tersebut, Pemkab Pekalongan berharap silaturahmi dan kerja sama dengan perguruan tinggi semakin kuat, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).