Admin
Senin, 15 Desember 2025


KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan bagi penyandang disabilitas. Hal tersebut disampaikan Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., dalam kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar di Aula Setda Lantai 1 Kabupaten Pekalongan, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dra. Hj. Siti Masruroh, M.Si., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Suprayitno, S.Sos., M.A., serta Kepala Dindukcapil Kabupaten Pekalongan Ajid Suryo Pratondo, S.STP., M.Si.
Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., menegaskan bahwa peringatan Hari Disabilitas Internasional menjadi momentum penting untuk memastikan kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan yang mudah diakses oleh penyandang disabilitas.
“Pemerintah Kabupaten Pekalongan ingin memastikan bahwa anak-anak disabilitas mengetahui bahwa pemerintah selalu hadir untuk mereka. Di Dinas Sosial sudah tersedia berbagai layanan terapi, dan saat ini juga kami siapkan mobil terapi keliling agar layanan bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan, layanan mobil terapi keliling merupakan bentuk pelayanan jemput bola. Mobil tersebut akan mendatangi lokasi-lokasi dengan jumlah anak disabilitas terbanyak, sehingga mereka tidak perlu datang jauh ke ibu kota kabupaten.
“Di mobil terapi sudah tersedia terapis, psikolog, serta peralatan terapi. Ini kita lakukan agar tidak ada lagi alasan anak-anak kita tidak mendapatkan terapi karena jarak atau biaya,” jelasnya.
Selain layanan terapi, Bupati juga menekankan pentingnya mewujudkan fasilitas publik yang ramah disabilitas. Ia menyebutkan bahwa ke depan seluruh kantor pemerintahan di Kabupaten Pekalongan akan terus dibenahi agar lebih mudah diakses oleh penyandang disabilitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Suprayitno, S.Sos., M.A., menyampaikan bahwa Dinas Sosial terus berinovasi dalam memberikan pelayanan bagi penyandang disabilitas, salah satunya melalui mobil terapi dan pendampingan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Pekalongan juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, antara lain alat bantu disabilitas berupa kursi roda, alat bantu dengar, kaki palsu, serta bantuan usaha ekonomi produktif dan bantuan hibah bagi Karang Taruna yang diserahkan secara simbolis.
Dengan berbagai program dan layanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap dapat mewujudkan daerah yang inklusif, ramah disabilitas, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk tumbuh dan berkembang.