Admin
Senin, 12 Oktober 2026


KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendorong Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Walisongo Cabang Pekalongan untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi, gagasan inovatif, serta kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., saat menghadiri pelantikan pengurus HMI dan Korps HMI-Wati (Kohati) Komisariat Walisongo UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan periode 2026–2027, Minggu (11/10/2026).
Sekda, Yulian menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan terbuka terhadap kolaborasi dengan organisasi mahasiswa sesuai dengan peran, tugas, dan kapasitas masing-masing. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah tidak berarti mahasiswa harus kehilangan sikap kritis. Sebaliknya, mahasiswa diharapkan tetap mampu menyampaikan gagasan, melakukan analisis, dan memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah demi kemajuan Kabupaten Pekalongan.
“Berpikir kritis dan berdialektika, termasuk untuk mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah daerah, tidak ada masalah. Sepanjang tujuannya adalah untuk kebaikan Kabupaten Pekalongan,” tegasnya.
Yulian juga berpesan agar pengurus yang baru dilantik tidak memandang pelantikan hanya sebagai kegiatan seremonial. Masa kepengurusan selama satu tahun hendaknya dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, memperluas wawasan, serta meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan di masyarakat.
“Jadikan satu tahun ini sebagai laboratorium kepemimpinan bagi mereka yang baru dilantik. Terus berpikir dialektis, kritis, analitis, dan sebagainya,” ujarnya.
Ia berharap HMI Komisariat Walisongo dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merespons berbagai isu lokal melalui dialog, pertukaran gagasan, dan kerja sama yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Farid Abdul Khakim, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam pembinaan dan pengembangan kepemudaan di Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, organisasi mahasiswa memiliki potensi besar untuk mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Walaupun masa baktinya satu tahun, dengan adanya pengukuhan dan pelantikan ini, tentu ke depan kami akan lebih berkolaborasi lagi di bidang kepemudaan. Sehingga pembinaan kepemudaan di wilayah Kabupaten Pekalongan semakin baik dan semakin meningkat,” ungkap Farid.
Ia menambahkan, ruang kolaborasi dapat dikembangkan melalui berbagai program kepemudaan, termasuk pengembangan pemuda pelopor dan inovasi. Pihaknya berharap HMI dapat turut berpartisipasi dalam mendorong potensi dan kreativitas generasi muda.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pekalongan, Budi Rahardjo, mengucapkan selamat kepada pengurus HMI Komisariat Walisongo yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin baik dengan Bakesbangpol.
Budi juga membuka peluang penguatan sinergi dalam pelaksanaan program pembinaan wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila. Menurutnya, keterlibatan organisasi mahasiswa menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Alhamdulillah, ke depan harapan kami sinergi dapat dilaksanakan untuk mendukung program-program kegiatan di Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Ia berharap komunikasi dan kemitraan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap HMI Komisariat Walisongo dapat terus berkembang sebagai wadah pembelajaran kepemimpinan mahasiswa sekaligus mitra kolaborasi dalam pembangunan daerah, dengan tetap menjaga independensi, daya kritis, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat.
Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).