Admin
Selasa, 13 Oktober 2026


KARANGDADAP – Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat kembali bersinergi dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap. Program ini menyasar pembangunan infrastruktur desa sekaligus peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi yang telah terjalin lama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda.
“ Ada dua hal utama dalam program TMMD ini. Pertama, pembangunan fisik, seperti jalan dan infrastruktur lainnya. Kedua, kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, terkait berbagai persoalan yang berkembang saat ini,” ujar Sukirman, Selasa (13/10/2026).
Ia menjelaskan, materi penyuluhan mencakup pencegahan perundungan (bullying), kenakalan remaja, perkelahian, serta pergaulan bebas. Pembinaan tersebut diharapkan dapat membekali generasi muda dengan pemahaman yang baik agar mampu menjaga diri, membangun karakter, dan merencanakan masa depan secara lebih terarah, termasuk mencegah risiko pernikahan dini.
Sementara itu, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Cpl. Cahyono Yulianto, menjelaskan bahwa sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Jrebengkembang berupa pengaspalan jalan yang dibagi menjadi dua sesi pengerjaan.
Sesi pertama memiliki panjang 511 meter dengan lebar 2,5 meter, sedangkan sesi kedua sepanjang 311,8 meter dengan lebar yang sama. Dengan demikian, total jalan yang menjadi sasaran pengaspalan mencapai 822,8 meter.
“Untuk anggaran keseluruhan dialokasikan sebesar Rp300 juta. Pelaksanaan kegiatan TMMD ini berlangsung selama satu bulan dan dijadwalkan berakhir pada 11 November 2026,” jelasnya.
Selain pembangunan jalan, kegiatan nonfisik mencakup delapan jenis penyuluhan, di antaranya wawasan kebangsaan, pencegahan kenakalan remaja, pencegahan bahaya kebakaran dan kebocoran gas, serta budidaya tanaman hidroponik.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperoleh tambahan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, M.M., turut menyampaikan apresiasi kepada Plt. Bupati Pekalongan atas perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya jalan yang menghubungkan Desa Jrebengkembang dengan Desa Langkap.
Ia menilai pembangunan jalan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama warga Kecamatan Karangdadap, dalam menunjang kelancaran mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Plt. Bupati Pekalongan atas perhatian dan upaya yang telah dilakukan, khususnya dalam pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Jrebengkembang dengan Desa Langkap. Pembangunan jalan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung kelancaran mobilitas serta aktivitas sehari-hari,” ungkap Abdul Munir.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 ini diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus meningkatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang merata dan berkelanjutan.
Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).