Admin
Minggu, 18 Oktober 2026


KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penguatan kapasitas pelaku usaha, pendampingan, serta perluasan akses pemasaran produk lokal. Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar di Aula Setda Lantai 1 Kabupaten Pekalongan, Senin (19/10/2026).
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi masyarakat perlu berjalan beriringan dengan pembangunan fisik di daerah. Selain pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat melalui penguatan usaha produktif juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, kegiatan PKU Akbar menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan para nasabah PNM Mekaar yang sebelumnya telah mendapatkan dukungan permodalan agar usahanya semakin berkembang.
“PNM tidak hanya memberikan dukungan permodalan, tetapi juga melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan usaha nasabah, mulai dari kemajuan usaha hingga pemasaran dan tingkat penjualan produk,” ujarnya.
Sukirman juga mendorong keterlibatan Tim Penggerak PKK dalam mengembangkan kreativitas dan peluang usaha masyarakat. Dengan dukungan permodalan serta peningkatan keterampilan, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang mampu mengembangkan bisnis secara produktif dan berkelanjutan.
Selain penguatan kapasitas usaha, Pemkab Pekalongan turut memikirkan upaya untuk memperluas ruang pemasaran bagi produk-produk lokal. Salah satu gagasan yang sedang dikaji adalah pengembangan sentra pemasaran produk lokal di kawasan KCM.
Menurut Sukirman, sejumlah produk asal Kabupaten Pekalongan selama ini telah dipasarkan melalui berbagai pusat perdagangan, termasuk di wilayah Kota Pekalongan. Di sisi lain, sejumlah pelaku UMKM juga mulai memanfaatkan pemasaran daring (online) dan memiliki tempat penjualan sendiri.
Ia menilai kreativitas pelaku usaha dalam menghasilkan produk inovatif menjadi potensi yang perlu terus dikembangkan. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah keripik berbahan dasar pepaya dan wortel yang dinilai memiliki peluang untuk menjadi produk khas Kabupaten Pekalongan.
“Kita berharap produk-produk lokal mendapatkan ruang pemasaran yang lebih luas. Inovasi seperti keripik berbahan pepaya dan wortel ini menjadi contoh kreativitas baru yang berpotensi menjadi ciri khas Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala PNM Cabang Tegal, Sutanto, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, pengembangan usaha masyarakat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar pendampingan yang diberikan dapat berjalan optimal.
Ia menjelaskan bahwa PNM tidak hanya menyediakan akses permodalan bagi nasabah, tetapi juga memberikan pendampingan berupa keterampilan, pengetahuan, serta literasi keuangan. Pendampingan tersebut bertujuan membantu pelaku usaha mengelola modal dengan baik sekaligus meningkatkan kualitas produk.
Melalui PKU Akbar yang mengusung tema “Naik Kelas, Tumbuh Berkualitas”, PNM berharap para nasabah mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan mengembangkan keuntungan secara berkelanjutan.
Sutanto menambahkan, PNM secara rutin menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan setiap bulan bagi kelompok nasabah di desa-desa. Materi yang diberikan antara lain peningkatan kualitas produk, perbaikan kemasan, dan pengembangan daya tarik produk agar lebih diminati masyarakat.
“Kami berharap melalui dukungan permodalan, pendampingan, dan pelatihan yang berkelanjutan, para pelaku UMKM, khususnya usaha skala kecil, semakin berdaya dan mampu mengembangkan usahanya. Dengan demikian, perekonomian masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat terus tumbuh, semakin baik, dan semakin maju,” tuturnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan PNM, pengembangan UMKM diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan pelaku usaha, tetapi juga memperkuat pemasaran produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).