Admin
Jumat, 21 November 2025


KEDUNGWUNI – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus berupaya menjaga keselamatan dan kelancaran pembangunan daerah melalui pendekatan spiritual. Hal ini diungkapkan Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., saat memberikan sambutan dalam acara "Kabupaten Pekalongan Bersholawat" yang digelar di Kedungwuni pada Kamis, 20 November 2025.
Acara yang turut dihadiri oleh Al Mukaram, Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf beserta Majelis Taklim Az-Zahir, Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, jajaran Forkopimda, serta para kyai, alim ulama, dan sesepuh daerah, menjadi momentum bagi Bupati Fadia untuk mengajak masyarakat memanjatkan doa bersama.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq menekankan bahwa kegiatan bersholawat yang dilaksanakan secara bergilir di berbagai kecamatan, termasuk Kajen, Wonopringgo, dan Kedungwuni, adalah sebuah ikhtiar.
"Malam hari ini dalam rangka Kabupaten Pekalongan Bersholawat. Kegiatan yang kita bagi-bagi (lokasi) ini adalah salah satu cara kita lakukan untuk mengetuk pintu langit," ujar Bupati Fadia.
Tujuan utama dari kegiatan ini, menurut Bupati, adalah memohon kepada Allah S.W.T. agar Kabupaten Pekalongan dijauhkan dari segala marabahaya, fitnah, dan dimudahkan dalam proses pembangunan.
"Kita meminta kepada Allah supaya Kabupaten Pekalongan dijauhkan dari semua mara bahaya, dan supaya saya dan Pak Wakil Bupati serta seluruh jajaran pemerintah kabupaten Pekalongan selalu dijauhkan dari fitnah dan dimudahkan Allah dalam membangun kabupaten Pekalongan yang lebih hebat, lebih cepat, lebih mudah," tegasnya.
Bupati Fadia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan daerah tetangga yang baru saja dilanda bencana, seperti Banjarnegara dan Cilacap.
"Sama-sama kita doakan semoga bencananya cepat selesai dan dipercepat membangun daerahnya. Dan semoga kita masyarakat Kabupaten Pekalongan terhindar dari marabahaya dan yang membuat kita susah," tambahnya.
Selain acara sholawat, Bupati Fadia juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan organisasi masyarakat di Pekalongan.
Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan baru saja melaksanakan ziarah bersama ke makam tokoh-tokoh besar, termasuk KH. Hasyim Asy'ari di Jombang dan Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gresik. Ziarah tersebut juga meliputi makam Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid) yang baru saja dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden.
"semuanya bareng-bareng guyub rukun. Bareng-bareng membangun Kabupaten Pekalongan dan tidak ada perselisihan," tutup Bupati Fadia, menegaskan komitmennya untuk memimpin daerah dalam suasana yang harmonis.