Admin
Minggu, 17 Februari 2019


KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si beserta istri, Dandim 0710/Pekalongan yang baru Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP.,MMS dan Kapolres Pekalongan beserta jajaran Polres Pekalongan berbaur bersama sekitar 3.000 peserta Millenial Road Safety Festival memadati Jalan Raya Mandurorejo depan Alun-alun Kajen Kab. Pekalongan, Minggu (17/2/2019) pagi.
Sekitar 3.000 peserta berasal dari Unsur Forkompinda, Komunitas Club Pekalongan,Perwakilan Pelajar SMA dan SMP serta Masyarakat Pengunjung Car Free Day Kab. Pekalongan.
Acara diawali dengan jalan sehat dengan mengambil start di depan Mapolres dan finish di depan panggung utama di Jalan Mandurorejo. Dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh pelatih senam ternama yaitu Oot.
Usai senam bersama, acara dilanjutkan dengan penampilan Atraksi Road Safety oleh siswa siswi dari Polisi Cilik SD Pekuncen Wiradesa, dilanjutkan oleh siswa-siswi dari SMA I Kajen dan SMP 2 Kajen. Acara juga diisi dengan Deklarasi Road Safety Riding yang diikuti oleh Bupati beserta seluruh tamu undangan dan peserta.
Bupati Asip mengungkapkan acara yang diinisiasi oleh Kapolres yakni Millenial Road Safety Festival bertujuan agar generasi milenial ini cinta lalu lintas, sekaligus supaya Indonesia ini gemilang. Disamping itu juga, kata Bupati, agar masyarakat menjadi tertib dalam berlalu lintas karena itu mencerminkan budaya bangsa.
“Jadi kita lebih-lebih para generasi milenial (generasi Y) khususnya yang berada di Kabupaten Pekalongan agar mentaati seluruh peraturan lalu lintas. Kemudian ketika berkendara mengutamakan safety riding dengan melengkapi alat-alat yang diperlukan seperti keharusan pakai helm, membawa SIM dan STNK dan kendaraannya tidak bermasalah,” ujar Bupati.
Berkaitan kegiatan Polres tersebut, Bupati atas nama Pemkab Pekalongan sangat mendukung acara ini. Buapti berharap agar ke depan bisa dielaborasi lagi dengan mengejawantahkan dalam bentuk yang lebih konkret yaitu aksi-aksi di setiap sekolah, kelompok-kelompok pemuda.
“Pokoknya akan kita sasar generasi milenial agar sadar berlalu lintas karena itu cermin dari kepribadian dari bangsa kita,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,S.IK.,M.Si mengatakan kegiatan Millenial Road Safety Festival dilatarbelakangi banyaknya kecelakaan yang sangat besar terutama di usia 17 tahun hingga 35 tahun. Dimana angka kecelakaan ini menduduki peringkat ke-5 sedunia. Oleh karena itu supaya anak-anak remaja kita (kaum milenial) tidak menjadi korban, kita gelorakan jiwa tertib berlalu lintas, jiwa kesadaran diri untuk keselamatan diri dan orang lain.
“Kegiatan ini akan dilaksanakan secara terus-menerus baik event-event kecil maupun event-event besar, yang mana sasaran kita adalah mereka yang berusia 17 hingga 35 tahun,” kata Kapolres.
Di Kabupaten Pekalongan angka kecelakaan anak-anak pelajar pada tahun 2018 sejumlah 34 anak. Mereka masih usia 17 hingga 35 tahun. Kebanyakan mereka pelajar atau karyawan. Maka dari itulah Polri dan Pemerintah melaksanakan program ini secara masif di seluruh Indonesia.
“Dengan kegiatan pada hari ini harapannya semakin tumbuh kesadaran dari jiwa-jiwa kaum milenial ini dalam tertib berlalu lintas,” harapnya.
Acara diakhiri dengan acara hiburan yang dipandu oleh tim dari Polres Pekalongan, serta pembagian hadiah-hadiah untuk para peserta yang beruntung. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : aris