Admin
Sabtu, 6 April 2019


KAJEN – Jumat sore (5/4/2019) di dekat Jembatan Kali Keruh, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si bersama segenap warga Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang, menggelar doa bersama ntuk mengawali pembangunan jembatan darurat Kali Keruh. Jembatan yang menghubungkan dua kabupaten yaitu Kabupaten Pekalongan dan Kabupeten Pemalang sudah runtuh hampir setahun ini.
Doa bersama ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Drs. Ali Riza, M.Si, Kepala DPU Taru Wahyu Kuncoro, ST.,MT., Kepala BPBD Budi Raharjo, Kepala Kesbangpol Haryanto Nugroho, S.STP, Kabag Pembangunan Setda H. Abdul Choliq, Kabag Kesra Setda H. Trisno, Camat Kandangserang Siswanto, S.STP beserta Muspika.
Tujuan dari doa bersama dimaksudkan agar selama pembangunan jembatan darurat ini berjalan dengan baik dan lancar agar akses masyarakat dua kabupaten tersebut bisa normal kembali.
Kustri (47 tahun) warga Dusun Pedaiman, Luragung, Kecamatan Kandanganserang mengatakan ia sangat bersyukur jembatan darurat akan segera diperbaiki oleh pemerintah. "Akhirnya pembuatan jembatan darurat segera dibangun setelah menunggu setahun kiranya."kata Kustri.
Menurut Kustri runtuhnya jembatan Kali Keruh membuat akses masyarakat terganggu dan perekonomian tersendat. "Setiap hari berbelanja ke pasar yang berada di Watukumpul saya harus menuruni dan menaiki anak tangga darurat jembatan Kali Keruh. Saya merasa takut apabila debit air sungai naik dan itu bisa membahayakan warga yang melintasi jembatan itu," jelasnya.
Tidak hanya warga sekitar yang menyambut bahagia atas pembangunan jembatan darurat ini. Seorang guru honorer Atik Dyat Prastuti (40) merasa senang karena jembatan darurat Kali Keruh akan segera dikerjakan. Ia harus berjibaku menembus derasnya arus sungai. Karena Jembatan Kali Keruh rubuh satu tahun silam.
"Saya mengajar murid di SDN 02 Cawet Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang dan jembatan Kali Keruh sendiri merupakan akses utama penghubung Desa Luragung, Kecamatan Kandanganserang dengan Desa Medayu Kecamatan Watukumpul, Pemalang," tuturnya.
Menurut Atik pembuatan jembatan darurat rencananya akan dilakukan Senin depan. "Senin (8/4/2019) jembatan darurat akan dibangun. Saya merasa bahagia mas dan saya juga mengungkapkan banyak terimakasih kepada Bapak Bupati Pekalongan yang sudah mengupayakan pembangunan jembatan darurat,"ujarnya.
Pihaknya berharap nantinya jembatan darurat yang akan dibangun bisa memperlancar perekonomian masyarakat. "Kalau sudah jadi jembatannya saya sudah tidak naik turun tangga darurat yang ada di jembatan tersebut,"imbuhnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : arif