Admin
Kamis, 5 September 2024


KAJEN - Membangun masjid adalah cara kita bertransaksi dengan Allah Swt, karena jika kita membangun masjid maka pahalanya tidak akan terputus. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan fadia Arafiq dalam sambutanya pada saat kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Nurul Yaqin di Dukuh Pejarakan Desa Domiyang Kecamatan Paninggaran, Rabu 4 September 2024.
Turut mendampingi para Kepala OPD, Camat Paninggaran, Kepala Desa Domiyang serta tokoh agama dan masyarakat dukuh pejarakan.
Dalam sambutanya Bupati juga menyampaikan bahwa saat meninggal, kita tidak membawa apa-apa kecuali amal ibadah yang kita lakukan semasa hidup didunia. “semoga dengan pembangunan masjid ini bisa bermanfaat bagi warga Dukuh Pejarakan dan sekitarnya,” katanya.
Dikatakan fadia, meski tidak banyak, pemerintah kabupaten Pekalongan akan membantu pembangunan masjid agar bisa cepat selesai. Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat yang punya rejeki lebih bisa membantu pembangunan masjid ini. “sebelumnya saya tanya pada pak Kadesnya masjid ini mau diapain, dibesarkan katanya, biar bisa digunakan tarawih dengan nyaman, sholat jamaah, kegiatan fatayat, ngaji. Dan semoga dengan masjidnya bagus, tambah semangat lagi sholat dan ngajinya,” tuturnya.
Salah satu takmir Masjid Nurul Yaqin, Soghir Mughroni, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fadia yang telah berkenan hadir dalam acara peletakan batu pertama. Menurutnya, dengan hadirnya orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut diharapkan dapat memberikan doa restu agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar. “hadirnya bupati merupakan suatu kehormatan dan sebuah anugerah bagi pengurus masjid dan panitia pembangunan. Semoga pembangunan masjid ini bisa bermanfaat bagi warga Dukuh Pejarakan, Desa Domiyang dan sekitarnya,” harapnya.